Aparatur Sipil Negara Didorong Miliki Rumah

sosialisasi-perumahan-bersubsidi
Sejumlah ASN mengikuti sosialisasi perumahan bersubsidi di Setda Kabupaten Wonogiri, Selasa (14/1). (suaramerdekasolo.com/Vladimir Langgeng)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Pemkab Wonogiri mensosialisasikan perumahan bersubsidi bagi para aparatur sipil negara (ASN) di kantor setda setempat, Selasa (14/1).

Sosialisasi menggandeng Real Estate Indonesia (REI) Soloraya, Bank BNI Cabang Slamet Riyadi Solo, dan PT Duta Yunior Manunggal, pengembang yang membangun perumahan di daerah Bulusulur, Wonogiri Kota. Sejumlah ASN dari berbagai organisasi perangkat daaerah (OPD) dihadirkan dalam sosialisasi itu, terutama ASN baru dan atau yang belum mempunyai rumah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Joko Sutopo mendorong para ASN memiliki rumah. Bupati juga mengapresiasi para pengembang yang membangun perumahan di kabupaten tersebut. Pihakanya juga berjanji memfasilitasi dan mempermudah perizinan dalam pembangunan perumahan.

“Kami mengapresiasi pengembang yang membangun perumahan di Wonogiri. Banyaknya perumahan yang dibangun akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Joko Sutopo dalam sambutanya yang dibacakan staf ahli bupati, Suharno.

Dalam kesempatan itu, pimpinan cabang BNI Slamet Riyadi Solo Lusiana Sulistyowati menjelaskan tentang tata cara pembiayaan kepemilikan rumah bersubsidi. Menurut dia, ada dua fasilitas subsidi dari pemerintah bagi masyarakat yang ingin rumah bersubsidi, yakni program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan menawarkan skema bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan (BP2BT).

Dari dua program itu, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Untuk FLPP, kata dia, subsidi dari pemerintah diberikan dalam bentuk subsidi bunga sehingga angsurannya ringan. Sedangkan skema BP2 BT, subsidi diberikan di awal dalam bentuk keringan uang muka.

Misal, jika harga rumah senilai Rp 150 juta, dikurangi subsidi pemerintah Rp 40 juta maka sisa yang harus dibayar tinggal Rp 110 juta. “Monggo pilih yang mana, kita siap melayani,” katanya.

Sementara itu, direktur utama PT Duta Yunior Manunggal Rr Harini Retno Dewi mengatakan, pembangunan perumahan Bale Catur Harmoni di Bulusulur Wonogiri memang diperuntukan bagi aparatur sipil negara, selain mmasyarakat umum. Dikatakan, unit rumah berukuran 36/70 yang dibangun dijual seharga Rp 150 juta, subsidi pemerintah sekitar Rp 40 juta.

Selain ada subsidi dari pemerintah, bagi yang membeli, bebas biaya administrasi, bebas biaya akhad kredit, bebas BPHTB, dan akan mendapat hadiah langsung. “Tahap pertama hanya 90 unit yang dibangun, tapi bisa saja ditambah unitnya sesuai permintaan karena lahannya masih sangat luas,” jelasnya.(Vladimir Langgeng)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan