Awal 2020, UNS Tambah Dua Guru Besar

0
pengukuhan-guru-besar-uns
PROFESOR: Guru besar bidang hukum perdata FH Prof Dr Pujiyono (kiri) bersama Guru Besar Bidang Ilmu Bahan Magnetik Prof Dr Eng Budi Purnama SSi dan Deputi Humas UNS Dr Intan Novella (paling kanan) saat menyampaikan informasi tentang pengukuhan. (suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menambah dua Guru Besar baru yakni di bidang Guru Besar Bidang Ilmu Bahan Magnetik Prof Dr Eng Budi Purnama SSi dan Prof Dr Pujiyono, SH MH yang merupakan Guru Besar bidang Ilmu Hukum Perdata.

Prof Budi merupakan staf pengajar pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan merupakan Guru Besar ke-16 FMIPA dan ke-211 UNS.

Adapun Prof Pujiyono merupakan Guru Besar ke-7 Fakultas Hukum dan ke-212 UNS. Pengukuhan keduanya sebagai Guru Besar akan dilaksanakan di Auditorium GPH Haryo Mataram, Kamis (16/1)

Prof Budi akan membacakan pidato pengukuhan dengan judul Magneto Sosiologi: Risalah Pengetahuan Interaksi Bahan Magnetik.

Ia mengatakan, penelitian berkenaan kemagnetan bahan dan bahan magnetik telah memiliki sejarah panjang, bahkan seumur ilmu pengetahuan itu sendiri. Hal ini mengingat pada zaman Yunani kuno, diskusi perihal magnetik sudah dilakukan oleh para filosof seperti Thales periode tahun 625-545 SM. Sementara itu, di India kuno, Sashruta Samhita telah menggunakan magnetit dalam pengobatan medis.

Sementara, studi bahan magnetik untuk aplikasi “kompas” dimulai pada awal abad 1 masehi dan aplikasi bahan magnetik untuk “kompas” pada sistem navigasi telah dilaporkan di China pada abad 11 Masehi. Di Eropa, kompas untuk navigasi dikenal pada abad 12 Masehi.

Pada kehidupan modern ini, lanjutnya, hampir-hampir tidak bisa dihindari atau menghindar dari kehadiran bahan magnetik atau prianti elektronik berbasis bahan magnetik.

“Magnet/bahan magnetik dalam persepsi konvensional sebagai magnet permanen, yaitu dijumpai pada wadah pensil, holder pin, buah catur magnetik, dan lain sebagainya. Bahan magnetik sebagai media penyimpanan (recording medium) berupa piringan hitam, tape recording (termasuk kartu ATM, credit card), CD, dan DVD.

Tinggalkan Pesan