Dibutuhkan 5 Orang, KPU Buka Lowongan Calon PPK Kecamatan

rekrutmen-kpu-solo
LIHAT PENGUMUMAN : Petugas keamanan KPU Kota Surakarta melihat pegumumanpembukaan pendaftaran panitia pengawas kecamatan di papan pengumuman kantor KPU, Rabu (15/1). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta kembali melaksanakan tahapan pemilihan wali kota (pilwakot) 2020. Kali ini, KPU membuka pendaftaran calon penyelenggara pemilihan kecamatan (PPK) bagi lima kecamatan. Jumlah PPK yang dibutuhkan 5 orang dibagi perkecamatan di Solo.

Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti saat ditemui di kantornya, Rabu (15/1) menjelaskan, saat ini tahapan perekrutan PPK memasuki tahapan pengumuman ke publik.

Baca : Bupati Wonogiri Bakalan Undang PT RUM, Selesaikan Masalah Polusi Udara

“Jadi tahapannya ini ada beberapa, yang pertama proses pembentukan (penyelenggara pemilu kecamatan-red) selama satu bulan. Sekarang ini tahapnya mulai 15-17 Januari kami harus mengumumkan perekrutan PPK. Selain di papan pengumuman dan website, kami lebih banyak ke grup-grup. Kecamatan dan kelurahan sudah jalan,” terang Nurul.

Tahapan berikutnya adalah tahapan seleksi berupa seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara.

“Pada 18-24 Januari mendatang kami baru menerima calon PPK tersebut,” imbuhnya.

Baca : Induk dan Anakan Kobra Sembunyi di Bengkel Yoga Cawas Klaten

Syarat Khusus

Dalam pelaksanaan perekrtutan PPK kali ini, KPU berkoordinasi dengan dengan stakeholder dalam hal ini Pemkot Surakarta agar dinas kesehatan setempat memfasilitasi adanya surat keterangan kesehatan dari rumah sakit.

“Tentunya itu free (gratis),” tegas Nurul.

Hal itu juga mengacu hasil kesepakatan (MoU) antara KPU dan Kementerian Kesehatan RI tentang fasilitas surat keterangan kesehatan gratis.

Baca : Daftar Tunggu Pencetakan E-KTP Klaten Capai 30.000, Kiriman Cuma 4.000 Biji

“Pengalaman pemilu 2019, baru KPPS (tingkat kelurahan) yang free. Sebab ada MoU dan menteri kesehatan, pemerintah daerah wajib memfasilitas. Harapan kami dalam pilwakot kali ini juga gratis,” katanya.

Lebih lanjut Nurul mengungkapkan, dalam persekrutan penyelenggara pemilu tingkat kecematan ada syarat mutlak yang harus dipenuhi calon pendafar. Di antaranya adalah berdomisilis sesuai kecamatan di wilayahnya, dibuktikan dengan salinan E-elektronik.

Adanya surat pernyataan tidak pernah menjadi anggota parpol minimal lima tahun, dibukti dari pengurus parpol tersebut.
Serta calon pelamar tidak menjadi tim kampanye baik itu pemilihan pilgub, pilwakot maupun pemilu.

“Itu menjadi penekanan kami, kemudian salinan legalisir ijazah SMA sederajat,” imbuhnya. (Budi Santoso)

Baca : Buntut Penggelapan BKK Eromoko, Sistem Pengawasan BKK Diperketat

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan