Jalur Pendakian Merbabu Dibersihkan, Masa Restorasi

jalur-pendakian-gunung-merbabu2
FOTO/www.merbabu.com/

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Pasca-hujan deras disertai angin kencang beberapa hari lalu mendapat perhatian penuh jajaran Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb). Pasalnya, sebagian pohon roboh diketahui merintangi jalur pendakian.

Upaya pembersihan pun dilakukan petugas  (BTNGMb) Resort Selo. Menurut Sukimin, salah satu petugas Resort Selo, selama bulan Januari lalu diketahu, ada beberapa batang pohon pinus yang roboh.

Baca : Balai TNGMb Bersama LIPI Lepasliarkan 30 Ekor Landak Di Hutan Merbabu

Pohon- pohon tersebut roboh terkena hujan deras disertai angin kencang. Bahkan, beberapa batang pohon roboh melintang sehingga menghalangi pendakian Merbabu via Selo. Petugas pun menyingkirkan dan memotong batang pohon tersebut.

“Kayu-kayu yang melintang dibersihkan atau disingkirkan dengan cara dipotong menggunakan gergaji mesin,” katanya.

Hanya saja, kayu yang dipotong tidak dibawa turun. Sebagian besar potongan kayu justru ditata di sisi kanan dan kiri jalur pendakian. Potongan kayu dimanfaatkan untuk tempat duduk bagi pendaki yang melintas.

“Nantinya, pendaki yang lelah bisa istirahat pada batang pohon yang sudah dipotong.”

Baca : Hendak Pasang Pipa Air, Warga Temukan Mayat Tak Dikenal di Gunung Merbabu

Ditambahkan, pembersihan jalur sekaligus sebagai upaya persiapan pembukaan jalur pendakian Gunung Merbabu. Paslanya, saat ini jalr pendakian Merbabu masih ditutup sementara. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan pendakian Merbabu dibuka kembali.

Saat ini, Gunung Merbabu masih dalam masa restorasi paska kebakaran hutan beberapa waktu lalu. “Dampak kebakaran, banyak tanaman yang mati. Begitu juga dengan ekosistem yang ada didalamnya turut terganggu.”

Baca : Diguyur Hujan Deras, Kebakaran Lereng Merbabu Dipastikan Padam

Tinggalkan Pesan