Sayap Jembatan Jalan Lingkar Kota Wonogiri Ambrol, Ini Penyebabnya

jembatan-jlk-wonogiri-longsor1
TALUT LONGSOR : Sebidang talut sayap jembatan Jalan Lingkar Kota (JLK) di Dusun Serut, Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri longsor, Selasa (14/01). (suaramerdekasolo.com/Dok)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Sebidang talut sayap jembatan Jalan Lingkar Kota (JLK) di Dusun Serut, Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri ambrol, Selasa sore (14/01). Talut tersebut longsor setelah hujan lebat mengguyur daerah setempat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Wonogiri Prihadi Ariyanto mengungkapkan, bangunan sayap jembatan longsor sepanjang 10 meter dengan tinggi sekitar enam meter. “Saya di sisi barat jembatan longsor,” katanya, Rabu (15/01).

Kerusakan yang terjadi masih menjadi tanggung jawab rekanan proyek pembangunan jembatan. Pasalnya, jembatan itu masih dalam proses pengerjaan.

Baca : Aparatur Sipil Negara Didorong Miliki Rumah

jembatan-jlk-wonogiri-longsor2

Di tempat lain, sebatang pohon asam tumbang di Dusun Tinasat RT4 RW7 Desa Gesing, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, Selasa sore (14/1). Pohon tersebut tumbang menimpa bangunan dapur dan kandang kambing milik Saimin.

Baca : Terseret Banjir, Buaya Besar Berenang Di Selokan Desa Polewali

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui Paur Subbag Humas Aipda Iwan Sumarsono mengungkapkan, peristiwa pohon tumbang terjadi setelah hujan disertai angin kencang melanda daerah tersebut, sekitar pukul 16.30. “Sebuah pohon asam tumbang menimpa dapur dan kandang kambing,” kata Iwan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah itu. Namun, kerusakan yang terjadi mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 10 juta. (Khalid Yogi)

Baca : Porang Diekspor ke Jepang dan Tiongkok Harganya Mencapai Rp 65.000/Kg

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan