800-an Bibit Pohon Ditanam di Tenggir Park Karanganyar

penghijauan-karanganyar
LESTARI : Pengelola Tenggir Park Disa Ageng Alifven bersama relawan dan elemen pemuda, menanam 800an bibit pohon di hutan kawasan Tenggir Park di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Minggu (19/1). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Tak kurang dari 800 bibit pohon damar, kayu manis dan pinus, ditanam di hutan kawasan Tenggir Park di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Minggu (19/1).
Penanaman dilakukan, untuk lebih menghijaukan hutan di taman rekreasi yang berlokasi di dekat Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunagoro I tersebut.

Relawan dari berbagai unsur, plus aktivis dari Komunitas 234 SC dan Satuan Siswa Pelajar Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP) Karanganyar, ikut terlibat dalam kegiatan “Gelorakan Gerakan Tanam Pohon, Kita Jaga Alam – Alam Jaga Kita”.

Pengelola Tenggir Park Disa Ageng Alifven mengungkapkan, hutan di lereng Gunung Lawu harus terus dilestarikan.

“Termasuk di area Tenggir Park, yang masih berada di kawasan hutan Gunung Lawu. Kami tetap berupaya, agar hutan di sini lestari. Tidak hanya sekadar mengelola untuk wisata, tapi juga ikut menjaga hutan,” katanya, di sela acara.

Menurutnya, hutan yang lestari sangat penting untuk kelangsungan anak turun nanti.

“Kami usung tema “Tanam Pohon Sekarang, Beri Nafas untuk Masa Depan”, sebagai penyemangat bahwa apa yang dilakukan hari ini, akan bermanfaat untuk generasi mendatang,” tuturnya.

Dikatakannya, sejumlah elemen pemuda sengaja dirangkul dalam kegiatan tersebut, dengan harapan akan menginspirasi kaum muda agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Kita bangun kepedulian bersama-sama, untuk menjaga lingkungan yang hijau,” imbuhnya.

Camat Ngargoyoso Dwi Cahyono mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab, salah satu potensi milik Ngargoyoso yang bisa ditawarkan ke wisatawan adalah panorama alam yang indah dan hutan yang lestari.

“Karena itu, kami mengapresiasi kegiatan dari pengelola Tenggir Park selaku salah satu pelaku wisata di Ngargoyoso. Ini ikhtiar agar hutan di kawasan ini tetap lestari. Sebab kalau rusak, orang tidak akan tertarik lagi datang ke Ngargoyoso,” tuturnya.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar Dahono menambahkan, perlu kerjasama dari semua elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

“Saling bekerjasama, menjaga ekosistem, menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan