Duh, Kesadaran Rendah Pengunjung Buang Sampah Sembarangan : Aktivitas Usai Lihat Lampion Sambut Imlek di Jenderal Sudirman Solo

Sampaj-jensud-solo-usai-nonton-lampion2
FOTO/dok

*Kesadaran Rendah, Sampah Menumpuk di Sepanjang Jalan Jensud dan Pasar Gede

SOLO,suaramerdekasolo.com – Keindahan lampion di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Solo jelang imlek karena dipasangi lampion dan shio memang sudah membahan di seantero negeri..

Sayangnya, keindahan itu pada akhirnya terciderai karena sisa dari kegiatan melihat lampion dan imlek meninggalkan jejak sampah.

Sampah makanan dan minuman menumpuk di sepanjang tepi Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) Solo selama pelaksanaan pemasangan lampu lampion tiga hari ini.

Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Gandekan, Jebres Solo, YF Sukasno. Dia sejak tiga hari mengamati aktivitas pengunjung yang ingin melihat lampu lampion dan shio di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan depan Pasar Gede Solo.

“Tiga hari saya amati terus di sepanjang Jensud (Jenderal Sudirman Solo-red) depan Pasar Gede Solo. Pengunjung melihat lampu lampion tapi banyak yang membuang sampah sembarangan.

Rata-rata sampahnya, kemasan air minum dan sedotan. Sungguh ini memprihatinkan, sebab sudah ada tempat sampah, tapi pengunjung tetap buang sampah sembarangan,” keluh Sukasno, Senin.

YF Sukasno yang juga Wakil rakyat di DPRD Surakarta mengatakan hal semacam ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan wajib dicarikan solusi.

“Tentu saja ini merusak keindahan Kota Solo saat pergelaran penyalaan lampion dan shio di Jensud dan depan Pasar Gede, kami imbau, pengunjung buang sampah ditempatnya,” tutur Ketua Komisi II DPRD Surakarta.

Sukasno yang juga wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini persoalan sampah yang ada di Jensud dan Pasar Gede ini menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta.

” Persampahan di tangani DLH mitra kerja Komisi II (DPRD Surakarta). Jadi masalah persamlahan masih terkait dengan tuggas kedewanan yang melekat 24 jam.” (Budi santoso)

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan