Polisi Bekuk Empat Pengedar Narkotika

0
narkoba-sragen

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Selama dua minggu pertama di awal tahun kabisat ini, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sragen berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba. Petugas juga menangkap empat tersangka beserta barang bukti sabu-sabu 7,55 gram dan ganja kering 82,49 gram.

Kasat Resnarkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo didampingi Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Harno, dalam gelar kasus mengatakan, tersangka pertama adalah Whiwhi Mares (30) alias Ateng, warga Kampung Sumengko, Kelurahan Sragen Tengah, Kecamatan Sragen. Dari tangan Whiwhi, petugas berhasil menangkap pelaku pada 2 Januari lalu dan menyita sabu-sabu seberat 0,92 gram.

“Tersangka Whiwhi ini residivis kasus narkoba dengan vonis 2,5 tahun dan bebas pada Oktober 2019. Namun meski telah pernah dihukum tetapi tidak membuatnya jera dan mengulangi lagi,” kata AKP Joko. Mantan Kasat Reskrim Polres Karanganyar ini mengemukakan, berdasarkan pengakuan tersangka barang haram itu didapat dari seorang napi di Lapas Kedungpane Semarang dan kemudian diinformasikan kepada napi di Lapas Sragen.

Pengakuan lewat napi itu bagian dari upaya para pengedar narkoba untuk memutus rantai peredaran narkoba. “Hal ini bagian dari upaya jaringan narkoba itu agar tidak mudah diketahui. Tapi kami masih mendalami orang-rang yang disebutkan tersangka,” tutur AKP Joko. Dari kasus Whiwhi ini, yang menarik adalah transaksinya ada di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen.

Barang haram itu ditanam di tanah depan tulisan Kantor Kejari Sragen atas petunjuk bandarnya. Atas kasus tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 112 UU 35/2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara dan atau denda Rp 800 juta. “Kantor Kejaksaan tidak menimbulkan takut justru menimbulkan semangat mereka uji nyali,” tandasnya.

Tinggalkan Pesan