Tunggakan PBB Tanah Kas Desa Jadi Sorotan BKD Karanganyar

0
pbb-karanganyar
LUNAS PAJAK : Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto membayar PBB pada mobil layanan kas keliling, usai acara Penyerahan SPPT PBB Tahun Anggaran 2020 di pendopo rumah dinas bupati, Senin (20/1). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar menyoroti masih adanya tunggakan Pajak Bumi Bangunan (PBB) untuk tanah kas desa sebesar Rp 88,7 juta, yang belum dibayar sejak 2017 hingga 2019.
Sedangkan tunggakan PBB untuk tanah lungguh sejak 2017 hingga 2019 sebesar Rp 228,3 juta.

BKD meminta pada pemerintah desa dan yang menguasai tanah lungguh untuk segera menunaikan kewajibannya.

Kepala BKD Karanganyar Kurniadi Maulato mengatakan, penyebab menunggaknya pembayaran PBB untuk tanah kas desa dan tanah lungguh, ditengarai karena kurang produktifnya tanah yang menjadi objek pajak.

Baca : Dikira Popok, Pemancing Temukan Jazad Bayi di Sungai Sudimoro Karangpandan

“Karena tidak menghasilkan atau kurang memberikan manfaat, membuat yang menguasai tanah tersebut kurang termotivasi untuk menyelesaikan kewajiban. Padahal PBB ini berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD),” katanya, di acara Penyerahan SPPT PBB Tahun Anggaran 2020 di pendopo rumah dinas bupati, Senin (20/1).

Menurutnya, imbauan agar wajib pajak segera melunasi kewajiban PBB-nya, maupun tunggakan yang belum dibayar, sudah intensif dilakukan.
“Kami sampaikan, bahwa PBB ini hasilnya untuk pembangunan daerah juga. Kalau menurut Bupati, mbayar PBB itu ibarat sodaqoh. Ya kami gugah kesadarannya, untuk segera menyelesaikan tunggakan yang ada,” tandasnya.

Baca : Sosok Sederhana Sekda Karanganyar Baru : Hoby Makan, Pantang Nyanyi

Sementara itu, terkait SPPT PBB 2020, Kurniadi menjelaskan, ada 439.813 lembar yang akan didistribusikan kepada wajib pajak. Total nilai ketetapan pajaknya mencapai Rp 30,27 miliar lebih.

Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, di mana jumlah SPPT yang diterbitkan pada 2019 sebanyak 433.234 lembar, dengan nilai ketetapan pajak Rp 28,74 juta. “Angkanya naik, karena ada penambahan objek pajak baru,” imbuhnya.

Baca : 800-an Bibit Pohon Ditanam di Tenggir Park Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto mengimbau pada masyarakat agar segera menunaikan kewajibannya melunasi PBB.

“Semua harus sadar, bahwa pajak ini untuk pembangunan daerah. Saya minta pada ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar agar melunasi PBB-nya pada Februari, sehingga bisa menjadi contoh kepatuhan penyelesaian kewajiban bagi masyarakat,” katanya. (Irfan Salafudin) 

Baca : Agar Pekerjaan Fisik Tak Lelet, Pejabat Karanganyar Tandatangani DPA

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan