Panitia Imlek Solo 2020 Bakal Tukar Sampah dengan Kue Keranjang

MANDI CAHAYA : Kawasan depan Pasar Gede dan Jalan Jenderal Sudirman Solo bermandikan cahaya pada malam hari karena diterangi lampion jelang perayaan malam tahun baru Imlek 2020.
MANDI CAHAYA : Kawasan depan Pasar Gede dan Jalan Jenderal Sudirman Solo bermandikan cahaya pada malam hari karena diterangi lampion jelang perayaan malam tahun baru Imlek 2020. (suaramerdekasolo.com/Yoma Times)

*Antisipasi Buang Sampah Sembarangan di Jensud dan pasar Geda,

SOLO,suaramerdekasolo.com–Panitia Imlek Bersama Solo 2020 bersama pemkot Surakarta menyediakan tong sampah di berbagai sudut Jalan Jenderal Sudriman dan Jalan Urip Soemaharjo depan pasar Gede selama penyalaan lampu lampion dalam rangka sambut imlek.
Pada Rabu-Kamis (22-23/1), di area lampion Pasa gede Solo, penitia imlek juga menyiapkan wadah khusus (trashbag) bagi para pengunjung yang ingin menyimpan sampahnya sendiri atau sampah orang lain.
Ketua Panitia imlek Bersama 2020, Sumartono Hadionoto, trashbag yang disediakan panitia ini bila nantinya terisi sampah dan ditukarkan ke panitia yang sudah ditentukan akan ditukar dengan kue keranjang.
“Program itu disosialisasikan sebagai cara untuk menarik pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya. Bagi yang menyerahkan sampah dengan wadah khusus akan diganti dengan kue keranjang,” ucapnya, kemarin.
Sumartono mengungkapkan, perayaan Imlek Kota Solo 2020 benar-bener membahana di Nusantara. Pengunjung luar Kota Solo pada penasaran ingin datang dan menikmati keindahan Imlek di Kota Bengawan.
Guna mengantisipasi membludaknya pengunjung dan menjaga pengunjung agar menjaga lingkungan dan kebersihan maka disiapkan tempat-tempat pembuangan samapah ini
“Kami juga sudah menyiapkan tong sampah dan petugas lapangan untuk mengarahkan pengunjung buang sampah pada tempatnya,” imbuh Sumartono.
Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Kota Surakarta YF Sukasno mengeluhkan prilaku sebagain pengunjung lampion Pasar Gede dan Jensud yang membuang sampah sembarang. Selain membuat kotor kawasan tersebut, aktivitas buang sampah sembarangan turut menambah beban pekerjaan kebersihan.
“Mohon kalau usai menonton lampion atau selfie buang sampahnya di tempat sampah tidak dipinggir jalan atau sungai, sangat tidak bagus dan merusak pemandangan. Dan kasihan juga petugas kebersihan yang harus membersihkan sampah-sampah itu,” katanya. (Budi Sarmun)

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan