7 Pesilat Ditangkap Polda Jateng, Lakukan Pengeroyokan di Kartasura

kasus-pengeroyokan-pesilat1
PENGEROYOKAN : Tujuh pesilat sebuah perguruan silat ditangkap Polda Jateng atas dugaan keterlibatannya dalam pengeroyokan di Kartasura, Rabu, 15 Januari 2020 terungkap dalam rilis yang digelar di Mapolresta Surakarta, Jumat (24/1) (suaramerdekasolo.com/Yoma Times)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Tujuh pesilat sebuah perguruan silat ditangkqp Polda Jateng atas dugaan keterlibatannya dalam pengeroyokan di Kartasura, Rabu, 15 Januari 2020.

Tujuh tersangka yang dibekuk di berbagai tempat yakni RM warga Gatak, AZ warga Banjarsari, MT warga Polokarto, SK warga Grogol, FH warga Sukoharjo, As warga Mojolaban, Vr warga Serengan. Pengeroyokan yang mereka lakukan diyakini untuk melancarkan aksi balas balasan.

Kasus itu bermula pada Rabu (15/1) pukul 00.54, para tersangka dalam perjalanan pulang usai melakukan pertemuan. Di tengah perjalanan, mereka melintas di perempatan lampu merah Kartasura, Sukoharjo.

“Saat berada di sekitar perempatan, mereka melihat ada teman sesama pesilat mengalami luka-luka,” tegas Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Budhi Haryanto dalam ungkap kasusnya di Polresta Surakarta, Jumat (24/1).

Rombongan kemudian berhenti dan menanyakan penyebab kepala rekan mereka terluka. Rekan yang terluka itu, dalam pengakuannya dikroyok oleh anggota dari pesilat lainnya.

kasus-pengeroyokan-pesilat2

Berjarak sekitar 200 meter, tujuh pesilat yang mendengar temannya dikeroyok, melihat ada sekelompok pesilat lain yang diduga menganiaya rekan tujuh tersangka. Ketujuh tersangka itu mendatangi pesilat yang diduga melakukan pengeroyokan pada rekan mereka.

Tanpa mengecek apakah sekelompok yang didatangi melakukan pengeroyokan, tujuh tersangka langsung melakukan pengeroyokan. Setelah puas memukuli korbannya, ketujuh tersangka pergi meninggalkan lokasi kejadian.

“Mereka tidak mengenali dulu siapa yang mereka pukuli itu,” tegas Budhi Haryanto.

Berdasar laporan kasus penganiayaan secara bersama-sama tersebut, ketujuh pesilat yang diduga melakukan pengeroyokan akhirnya ditangkap Polda Jateng. Ketujuh tersangka oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jateng dijerat sesuai pasal 170 KUHP dan Pasal 351 ayat (1) KUHP. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan