Cemas Wabah Virus Corona, Mahasiswa Boyolali di Tiongkok Pilih Pulang

0
nurul-latifah-mahasiswa-boyolali-nanjing-virus-corona
VIDEOCALL: Nurul Latifah, mahasiswa asal Boyolali menjelaskan kondisinya saat ini di Kota Nanjing lewat fasilitas videocall.(suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Pemkab Boyolali terus memantau mahasiswa asal Boyolali di Tiongkok. Hal itu terkait maraknya wabah virus Corona di Wuhan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Darmanto melalui Kabid Kebudayaan yang juga petugas program beasiswa mahasiswa Boyolali di Tiongkok, Budi Prasetyaningsih, saat ini total ada 30 mahasiswa di Nanjing University.

“Memang, jarak Kota Nanjing dengan Wuhan cukup jauh, yaitu 550 km. Namun demikian, kami terus melakukan pemantauan,” katanya.

Baca : Pramugari Lion Air Dinytakan Negatif Terjangjit Virus Corona

Dijelaskan, pemantauan dilakukan baik melalui laporan maupun chating langsung dengan mahasiswa tersebut. Bahkan, pemantauan juga melalui videocall sehingga pihaknya mengetahui kondisi para mahasiswa tersebut.

Ke- 30 mahasiswa tersebut, 10 angatan 2016 atau semester 7 sehingga tinggal menyelesaikan skripsi. Kegiatan skripsi bisa dilakukan secara online sehingga pulang ke Indonesia tidak masalah.

Sedangkan 20 mahasiswa adalah angkatan 2017 atau semester 5. Dari 30 mahasiswa yang ada, sebanyak 21 mahasiswa saat ini sudah pulang karena musim liburan. Sedangkan yang 9 lagi masih bertahan di Nanjing.

“Salah satunya yang pulang adalah putri saya sendiri, Riska Safira.”

Baca : Khawatir Wabah, Tujuh Mahasiswa UNS di Xihua University Minta Dipulangkan

Kemudian, 6 mahasiswa akan pulang setelah Bandara Nanjing yang sempat ditutup kini dibuka kembali. Sedangkan tiga lainnya menyatakan akan bertahan disana sembari menyelesaikan skripsi. Apalagi, wisuda dijadwalkan akan digelar 20 Juni mendatang.

“Karena tinggal menunggu wisuda, maka mereka bertahan. Namun kalau masa lbur diperpanjang Maret, maka mereka baru memutuskan untuk pulang terlebih dahulu.”

Videocall

Sementara itu, dari videocall yang difasilitasi Budi Prasetyaningsih, para mahasiswa di Nanjing mengaku dalam kondisi baik dan sehat. Mereka juga tidak kekurangan bahan makanan sehari- hari. Bahan makanan diperoleh dari supermarket di dekat tempat pemondokan.

Baca : Dampak Mewabahnya Virus Corona, Seluruh Wisatawan Tiongkok Dipulangkan Lebih Cepat

“Kami bersyukur dalam kondisi sehat,” ujar salah satu mahasiswa, Nurul Latifah.

Diakui, dia dan teman mahasiswa lainnya lebih banyak berada di penginapan. Para mahasiswa juga sudah diingatkan untuk mengonsumi makanan sehat dan vitamin. Hal itu mengingat sudah ada 10 warga Nanjing yang terkena virus Corona. (Joko Murdowo)

Baca : Betina Tangguh Melawan Lima Peluru Menuju Kondisi Stabil Jelang Operasi

Editor : Budi Sarmun


Tinggalkan Pesan