Wabah Corona, Orang Dewasa Dianjurkan Vaksin Influenza

0
seminar-medis-rski-solo
SEMINAR MEDIS : Seminar medis dengan tema "COUGH UPDATE : Approach and Management in General Practice" digelar di Ruang Pertemuan Widyadharma, Klinik Utama Kasih Ibu Sehati dengan mengundang beberapa narasumber dan peserta, Sabtu (1/2)(suaramerdekasolo.com/dok)

*RSKI Gelar Seminar Medis Cough Update

SOLO,suaramerdekasolo.com – Maraknya pemberitaan tentang penyebaran infeksi Coronavirus (virus corona) menjadi perhatian serius di seluruh dunia. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengeluarkan status darurat kesehatan global atas virus tersebut. Guna mengantisipasi ancaman tersebut, maka salah satu pencegahnya adalah pemberian vaksin influenza sangat dianjurkan.

Hal itu dikatakan, dr CH Budhi Baskara Widya SpPD, dokter di Rumah Sakit Kasih Ibu (RSKI) Surakarta usai menjadi pembicara dalam acara seminar medis dengan tema COUGH UPDATE : Approach and Management in General Practice yang diadakan di Ruang Pertemuan Widyadharma, Klinik Utama Kasih Ibu Sehati, Sabtu (1/2).

Dalam seminar itu hadir pula pembicaran lain yakni dr Adji Suwandono SH, SpF, dr Dr Ayu Astrini, SpKK, dr MN Ardi Santoso, SpA, MKes, dan dr Novita Tjahyaningsih, SpP, FISR.

Dokter Budi yang waktu seminar memaparkan materi berjudul, common cold dan influenza, perlukah imunisasi? mengatakan, penyuntikan vaksi anti-virus influenza sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh atas serangan penyebab penakit flu.

Terkait persebaran virus corona yang marak belakangan ini, Budi menegaskan pencegahan-pencegahan memang mutlak diperlukan agar penularanya tidak massive.

“Ya salah satu upayanya adalah menyuntikkan vaksi ke tubuh sekali dalam setahun. Selain itu kita juga harus senantiasa menjaga stamina dan kondisi kesehatan,”terangnya.

Tema Batuk

Namun demikian lanjut Budi, penyebaran virus corona ini bisa saja diminimalisasi dengan menghindarkan diri dari sumber penyakit, seperti tempat penularan, barang-barang yang terkena kontak langsung.

“Saat ini Indonesia belum ada laporan resmi orang yang terpapar infeksi Coronavirus juga,” katanya.

Sementara itu, dr MN Ardi Santoso, SpA, Mkes salah satu panitia kegiatan seminar mengatakan, tema batuk dipilih tahun ini mengingat batuk merupakan salah satu keluhan yang paling sering dikeluhkan oleh pasien saat berobat. Sehingga perkembangan ilmu untuk mengatasi batuk penting untuk diketahui para dokter yang melayani di faskes terdepan.

“Semoga dengan diadakannya seminar ini para peserta mendapatkan banyak manfaat, terutama dalam memberikan pelayanan berkualitas sesuai ilmu kedokteran yang terus berkembang.” (Budi Santoso)

Edito : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan