SGS Momentum Gairahkan Pasar Tradisional

0
punakawan-sgs-2020
BERAKSI : Para punakawan beraksi dalam pembukaan Solo Great Sale di Pasar Gede, Rabu (5/2). (suaramerdekasolo.com/Vladimir Langgeng)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Ada momentum tepat bagi Pemerintah Kota Surakarta untuk memberdayakan pasar tradisional yang belakangan pamornya berkurang lantaran ditinggal pembeli akibat maraknya minimarket berjaringan dan belanja online. Event Solo Great Sale (SGS) di Bulan Februari ini bisa menjadi sarana efektif untuk mengembalikan pamor pasar tersebut.

Sebulan promosi dan menawarkan hadiah sejumlah sepeda motor serta hadiah utama berupa mobil dan rumah diharapkan mengembalikan popularitas pasar tradisional dan menarik masyarakat berbelanja.Sebanyak 44 pasar tradisional dilibatkan dalam agenda tahunan Solo  Great Sale. Demikian juga dengan sekitar 14.000 pedang yang ada di dalamnnya.

Baca : Sabtu Ini Solo Great Sale Dimulai, Tenant Diminta Proaktif

“Dengan Solo Great Sale ini, semoga gaung pasar tradisional terus menggema,” kata wakil wali kota Achmad Purnomo, di sela upacara pembukaan SGS di Pasar Gede, Rabu (5/2)

.Selain menyediakan berbagai hadiah yang diundi tiap minggu dan akhir periode, untuk menggairahkan belanja di pasar tradisional panitia menggelar lomba dengan berbagai kategori yang didukung kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo.

Baca : Sentra Promosi Produk UMKM di Daerah, Upah Buruh UMKM Bakal Dikecualikan

Yakni, kategori pengelolaan pasar terbaik, kategori transaksi non tunai dan kategori e-retribusi pasar.Masing-masing kategori diambil tiga juara yang hadiahnya disediakan Bank Indonesia. Untuk kategori transaksi nontunai dan kategori eretribusi pasar terdapat salah satu kriteria penilaian yaitu banyaknya pedagang yang memasang QRIS di pasar tradisional tersebut.

“Kita juga menggelar hiburan di empat pasar yang ramai agar para pedagang dan pembeli terhibur. Yakni Pasar Gede, Pasar Jongke, dan Pasar Gading,” kata Heru Sunardi, Kepala Dinas Perdagangan.

Agar transaksi para pembeli banyak yang tercatat dan tidak sia-sia serta kemungkinan mendapatkan hadiah juga lebih banyak, panitia SGS pun melonggarkan aturan main.

Baca : Pamerkan Produk Inovasi, Fakultas Biologi UKSW Ramaikan CFD Solo

Jika di tenant lain, seperti hotel, mall, toko, dan rumah makan transaksi harus menggunakan kode QR atau Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di masing-masing handphone pembeli, maka di pasar tradisional pembeli cukup mencatatkan transaksi ke petugas pasar untuk mendapatkan point yang bisa diundi agar mendapat hadiah.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik upaya Pemerintah Kota dan Kadin Surakarta yang menggairahkan dinamika pasar tradisional melalui Solo Great Sale ini. Semoga pasar tradisional tetap menjadi tujuan utama masyarakat dalam berbelanja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” kata Djumadi, ketua paguyuban pedagang buah Pasar Gede Solo.(Vladimir Langgeng)

Baca : Diskon Tinggi dan Hadiah Rumah, SGS Sarana Promosi Efektif

Editor : Budi Sarmun


Tinggalkan Pesan