Awas ! Rawan Longsor Jalan Penggung-Jatinom Ancam Warga

0
jalan-rawan-longsor-klaten
BADAN JALAN: Petugas Bidang Bina Marga memasang rambu pengaman di Jl Penggung-Jatinom, Desa Beku, Kecamatan Karanganom yang longsor. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Longsoran dua titik talut jalan kabupaten terjadi di Jl Penggung-Jatinom di ruas Desa Beku, Kecamatan Karanganom Klaten. Longsoran jalan itu mengancam keselamatan warga sebab di tepi jalan ramai pengguna jalan.

Salah seorang warga, Maryanto mengatakan longsornya talut jalan itu diketahui sejak lama oleh warga.

” Sejak sebulan lalu kalau tidak salah. Pas hujan deras disertai pohon tumbang dan sungai banjir,” katanya, Senin (10/2).

Dikatakannya jalan yang longsor ada di sisi utara. Terdapat dua titik yang rontok ke sungai tetapi yang membahayakan ada di sisi timur. Penyebabnya longsoran sudah menggerus aspal sehingga jika ada hujan terus akan semakin lebar ke tengah jalan.

Pengendara dari arah barat yang tidak waspada dan terlalu ke tepi bisa masuk sungai. Padahal dalamnya sungai sekitar 1,5 meter. Warga sekitar pernah memasang tanda ala kadarnya dengan kertas tetapi hilang. Di aspal ditulisi peringatan tetapi jika malam tidak terlihat pengguna jalan.

Warga berharap longsoran jalan segera diperbaiki sebab berbahaya bagi warga pengguna jalan. Selain di titik timur gapura desa, satu titik lagi di sisi barat.

Jalur Ramai

Namun, kata Maryanto, karena belum terlalu lebar tidak sebahaya yang di sisi timur. Jalan tersebut merupakan jalur ramai selama 24 jam. Terutama di pagi hari dan sore hari sebab menghubungkan denganm Jl Yogya-Solo dan ke Jl Klaten-Boyolali.

Selain kendaraan ringan kadang ada kendaraan berat yang melintas sehingga berbahaya. Petugas sudah memasang rambu di lokasi dan memagari dengan bambu sehari yang lalu setelah dilapori warga tetapi kapan akan diperbaiki belum pasti.

Kepala Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Alex Bambang W mengatakan ada dua titik longsor. Di lokasi sudah beberapa kali terjadi longsoran.

” Sudah beberapa kali. Dulu yang sisi barat sekarang malah yang timur,” katanya. Pemerintah desa berharap ada program pembangunan talut kembali di sepanjang tepi jalan sehingga tanah kuat tidak longsor. Masyarakat yang melintas diminta waspada saat di lokasi. Diminta memperhatikan rambu yang sudah dipasang.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkab Klaten, Suryanto saat dikonfirmasi mengatakan yang ambrol adalah talut.

Talut itu merupakan talut saluran irigasi Mata Air Ponggok yang ada di tepi Jl Penggung-Karanganom. Rencananya talut itu akan diperbaiki secepatnya tetapi menunggu proses anggaran.

” Nanti kita perbaiki sebab itu juga talut jalan. Agar segera aman bagi pengguna jalan di lokasi,” jelasnya. Untuk sementara jajaran UPTD DPU sudah memasang pengaman. (Achmad H)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan