Pendekar PSHT Sragen Dukung Pilkada 2020 Damai

0
psht-sragen

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Masyarakat di Bumi Sukowati (Sragen) mendambakan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2020 nanti berlangsung aman dan damai. Rupanya para pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) punya keinginan yang sama, untuk mewujudkan Sragen yang kondusif dan pelaksanaan Pilkada Sragen 2020 yang damai.

Ketua PSHT Cabang Sragen Surtono mengatakan warga PSHT ikut menciptakan situasi Sragen yang kondusif. Menanggapai Pilkada yang akan digelar di Sragen, Surtono menyatakan kalau PSHT itu netral. Tapi untuk individu, memang dibiarkan bebas melangkah dalam berpolitik.

”Tapi anggota yang berpolitik tidak menggunakan atribut PSHT, karena jika menggunakan atribut itu menyimpang dari aturan AD/ART PSHT,” tutur Surtono saat berdialog dengan Tim Keamanan Negara (Kamneg) Sat Intelkam Polres Sragen dipimpin Bripka Joko Wahyono, Selasa (11/2).

Pertemuan bersama Pengurus PSHT Cabang Sragen dan Ranting Karangmalang digelar di Padepokan PSHT Parepatan Luhur (Parluh) 16 Kampung Putatan, Desa Puro, Karangmalang, Sragen.

Sebelumnya, Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahyo Priambodo didampingi Kasat Intelkam AKP Sumanto juga menyampaikan imbauannya agar anggota PSHT menjaga Sragen kondusif. Hal itu disampaikan kapolres saat PSHT latihan bersama di Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Lilik Suherman, Ketua PSHT Ranting Karangmalang mengatakan mulai 29 Februari juga akan digelar latihan dari anggota PSHT Ranting Karangmalang di padepokan Putatan dengan jumlah siswa sebanyak 501 orang. Namun karena tempat padepokan kurang luas, lanjut Lilik maka latihan akan dibagi menjadi dua tahap.

Jaga Kondusifitas

Surtono menambahkan pertemuan berama Tim Kamneg Sat Intelkam Polres Sragen itu merupakan bentuk sinergi PSHT – Polri. Diakui karena jumlah anggota PSHT itu cukup banyak, lanjut Surtono mungkin ada beberapa anggota yang mengganggu kamtibmas.

Tinggalkan Pesan