Jadi Perhatian Publik, Area Sumur yang Keluaran Gas Dipasangi Garis Polisi

sumur-gas-krendowahono-karanganyar
FENOMENA : Polisi melakukan pengecekan pada sumur dalam yang ditengarai mengeluarkan gas di Dukuh RT 6 RW 1, Dusun Ngrawan, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Rabu (12/2). (suaramerdekasolo.com/dok)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Sumur dalam yang ditengarai mengeluarkan  gas di Dukuh RT 6 RW 1, Dusun Ngrawan, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, dipasangi police line di sekitarnya, agar warga tidak mendekat.

Hal itu dilakukan, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, gas yang keluar bersama dengan air akan menyala, jika tersulut api.

Kapolsek Gondangrejo AKP Riyanto mengatakan, pihaknya telah mengecek sumur tersebut pada Rabu (12/2), setelah mendapat laporan tentang fenomena tersebut.

“Sumur tersebut terletak di lahan milik Solikin, warga setempat. Dari pengecekan yang dilakukan, memang benar air yang keluar dari sumur terasa asin dan jika tersulut api akan menyala,” jelasnya.

Menurutnya, sumur berkedalaman 110 meter tersebut dibuat pada Januari 2020 melalui program Pamsimas dari Baznas Karanganyar. Sumur itu dibuat untuk mengantisipasi kekurangan air bersih yang kerap dialami masyarakat pada saat musim kemarau.

“Sebelumnya, pada Desember tahun lalu, juga dibuat sumur dalam. Tapi air yang keluar asin, sehingga pembuatannya dihentikan,” jelasnya.

Kapolsek mengatakan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, di sekeliling sumur dalam dipasangi police line.

“Kami mengimbau masyarakat tidak mendekat ke area sumur. Saat ini, keberadaan sumur sudah dilaporkan ke instansi terkait, untuk penelitian lebih lanjut,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Dukuh RT 6 RW 1 Sholikin Hidayat mengungkapkan, air dari sumur keluar terus menerus sejak awal 2020. “Air yang keluar terasa asin, disertai gelembung. Jika disulut dengan korek api, bisa menyala,” tuturnya.

Karena kondisi tersebut, air tersebut tidak bisa dimanfaatkan warga untuk keperluan sehari-hari.

Kades Krendowahono Syarif Hidayat mengatakan, hal itu sudah dilaporkan ke instansi terkait, agar bisa diketahui kandungan apa yang terdapat dalam air sumur dalam. (Irfan Salafudin) 

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan