Taman Bukit Sidoguro Sudah Aman dari Longsor, Bupati Tinjau Lokasi Longsor

bukit-sidoguro
TAMAN SIDOGURO : Bupati Sri Mulyani meninjau Taman Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Bayat, baru-baru ini. Kawasan itu akan dikembangkan tahap II, tahun 2020 ini.(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Pengembangan obyek Wisata Taman Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten dalam kondisi aman, tidak terpangaruh dengan longsor yang terjadi di Dukuh Ngasemtobong, Krakitan, Sabtu (15/2). Lokasi longsor cukup jauh dari taman yang dibangun dengan anggaran Rp 2,8 miliar.

‘’Kami sudah melihat lokasi longsor di depan dua rumah warga, lokasinya agak jauh dari Taman Bukit Sidoguro sehingga taman dalam kondisi aman. Lokasi longsor juga sudah ada penanganan dari pihak terkait,’’ kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kabudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten Sri Nugroho, Senin (17/2).

Baca : Bukit Sidoguro Bayat Longsor, 6 KK Mengungsi

Longsor sekitar 6 meter di depan rumah dua warga di perengan bukit, namun sudah dilakukan penanganan dengan menutup longsor dengan terpal dan membuat talang. Dengan demikian, bila terjadi hujan, maka kucuran air tidak menambah longsor.

Bupati Sri Mulyani didampingi sejumlah pejabat meninjau lokasi longsor, Senin (17/2) sore. Sempat ada kekhawatir longsor akan berdampak pada Taman Bukit Sidoguro yang sedang serius dikembangkan Pemkab Klaten, sejak tahun 2019 lalu. ‘’Lokasi longsor cukup jauh sekitar 100 meter dari taman dan kondisinya sudah tertangani, sehingga aman,’’ ujar Sri Nugroho.

Persiapan Tahap II

Sementara itu, tahun 2020 ini, Pemkab Klaten akan melanjutkan proyek pengembangan kawasan wisata Bukit Sidoguro sisi barat. Pembangunan meliputi panggung, tempat duduk pengunjung, parkir VIP, taman dan lainnya.

‘’Masterplan rencana pembangunan tahap II sudah dipaparkan dan masih dalam tahap konsultasi. Kemungkinan masih akan ada revisi menyesuaikan dengan konsultasi. Pembangunan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 2,8 miliar, namun besaran dana masih menunggu kepastian dari Kementerian Pariwisata,’’ kata Sri Nugroho.

Baca : Gua Jepang Tirtomoyo Potensial Jadi Wisata Edukasi

Saat ini, Bukit Sidoguro sisi timur yang sudah selesai pembangunan tahap I tahun 2019. Kecantikan bukit dengan gardu pandang dengan pemandangan Rawa Jombor itu sudah banyak didatangi wisatawan. Namun, pengembangan belum selesai karena Pemkab Klaten berencana membangun sejumlah fasilitas pendukung lain.

‘’Bikut sebelah timur masih akan dikembangkan, salah satunya pembangunan pagar pengamanan, pecakar langit, juga penambahan fasilitas umum seperti toilet dan cafe untuk kuliner. Bila sudah lengkap fasilitasnya, diharapkan Bukit Sidoguro menjadi salah satu disinasi wisata andalan Klaten,’’ tegas Sri Nugroho.(Merawati Sunantri)

Baca : Presiden Jokowi Tanam Porang dan Akar Wangi di Jatisrono

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan