19 Anak di Jumapolo Diduga Keracunan Ayam Tepung Lauk Makan Malam

keracunan-massal
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdeksolo.com – Sebanyak 19 anak SDIT Muhammadiyah Jumapolo Karanganyar diduga keracunan makanan, Senin malam WIB.

Diduga penyebab keracunan makanan terjadi usai para siswa menyantap ayam goreng tepung untuk lauk makan malam dalam pesantren kilat yang diselenggarakan sekolahan tersebut.

Kapolsek AKP Sudirman yang dimintai konfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Awalnya dengan santainya anak-anak yang mengikuti pesantren kilat tiga hari yang diadakan sekolah makan ransum yang disajikan penyelenggara para pengelola sekolah.

‘’Namun hanya sekitar dua jam usai makan malam yang lauknya ayam goreng tepung itu, beberapa anak mengeluhkan sakit perut, mulas-mulas dan muntah. Para guru terkejut karena tidak hanya satu orang melainkan sebagian murid yang mengikuti pesantren kilat itu,’’ kata Sudirman.

Segera saja anak-anan itu dibawa ke Puskesmas Jumantono untuk diberi perawatan dan pengobatan. Dan dokter menduga mereka keracunan makanan yang disantap beberapa saat sebelumnya.

Segera saja polisi mengamankan ayam, tepung, saos, dan nasi yang dimakan anak-anak untuk diperiksa di laboratorium, guna mendapatkan kepastian mana yang mengandung racun. Sebab menurut dokter memang dipastikan mengandung racun, mungkin basi, atau apa.

Polisi meminta keterangan dari kepala sekolah dan juru masak yang memasak ayam tersebut, mungkin ada proses yang kurang higienis dalam memasak ayam tersebut, soalnya jika prosesnya salah bisa juga menjadikan makanan beracun.

‘’Dari 19 anak kelas VI yang keracunan sudah 15 anak yang langsung pulang malam itu, tinggal 4 anak yang masih dirawat karena sakitnya agak membutuhkan perhatian. Semuanya bahkan sudah sekolah lagi seperti biasa,’’ kata Sudirman. (Joko DH)

Tinggalkan Pesan