Polisi Cilik dan Penyiar untuk Dukung Sekolah Sehat

1
program-sekolah-sehat
DIBENTUK: SD Muhammadiyah 1 Solo membentuk polisi cilik untuk mendukung program sekolah sehat. Polisi Cilik dan Penyiar untuk Dukung Sekolah Sehat.(suaramerdekasolo.com/dok)

*SD Muhammadiyah 1 Surakarta Menuju Sekolah Sehat

SOLO,suaramerdekasolo.com – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Surakarta terus memantabkan diri menjadi sekolah sehat rujukan tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu dilakukan dengan meluncurkan 16 polisi cilik serta empat penyiar radio streaming Solo Belajar sebagai sarana belajar merdeka dan mendukung sekolah sehat.

Kepala Sekolah Sri Sayekti mengatakan upaya menguatkan karakter sehat dan unggul untuk menjadi contoh dirinya sendiri maupun lingkungan tempat mereka berada. 

Sekolah aman dan ramah anak harus di kawal dan dijauhkan dari kekerasan berupa kekerasan fisik, psikis sampai kekerasan lainnya, maka siswa harus disiplin bawa E-Money  untuk presensi, kantin sehat yang tidak mengandung pemanis, penyedap, dan pengawet.

Hal itu juga dilakukan dengan menciptakan lingkungan sekolah aman secara fisik, asri dan hijau, mempunyai jalur evakuasi bencana, bebas asap rokok dan narkoba.

“Pentingnya edukasi kesehatan sejak usia dini bisa diawali dari pembentukan 16 polisi cilik (Pocil) dan 4 penyiar radio streaming untuk sosialisasi sekolah sehat, ” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, dalam diri para siswa terus ditumbuhkan terus sikap menyayangi, mengasihi kepada semua makhluk ciptaan Allah bisa manusia, binatang dan tumbuhan agar lingkungan tidak menjadi rusak.

Menurut Sayekti, karena anak-anak di sekolah setiap waktu harus menyayangi  dan mengasihi teman-teman.Koordinator Kelas M. Eksanto sangat bersyukur akhirnya terwujud Polisi Cilik yang anggotanya dari perwakilan siswa kelas 4 dan 5

.“Ini memang sudah menjadi program sekolah sehat untuk mengawal Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa,” ujarnya bersemangat usai apel.

Hal ini, kata Eksan, untuk mengukur tingkat ketercapaian indikator-indikator sekolah sehat di setiap jenjang kelas untuk membantu mensuksekan kegiatan PHBS di sekolah. 

Dikatakan, tugas utama polisi cilik membantu menjaga kebersihan lingkungan, menindak pelaku pelanggaran kebersihan, mengawasi dan mengkondisikan anak-anak dalam hal kebersihan.

Setelah Apel selesai, acara dilanjutkan pengumuman kejuaran yang berhasil di raih Khenzuero Satria Aji sebagai juara 3 Kyorugi Kategori A Putra Palagan Open Taekwondo Championship II  Provinsi Jawa Tengah, 8 dan Rajwa Aisyah Mau’ida Izzati yang mendapat juara 1 Festival Adat Nusantara tingkat karesidenan Surakarta. (Evie Kusnindya)

Editor : Sri Hartanto

1 KOMENTAR

Tinggalkan Pesan