Golkar Solo Dukung Ketiga Kandidat Ketua DPD Jateng

0
musda-golkar-jateng
KANTOR GOLKAR : Kantor Golkar Solo di Kawasan Srambatan, Banjarsari Solo sepi karena tidak ada aktivitas kepartaian. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surakarta memberikan dukungan penuh kepada kandidat-kadidat yang akan maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jateng mendatang.

Tiga nama yang berpotensi maju untuk menduduki jabatan ketua periode lima tahun ke depan adalah Bupati Karanganyar Juliyatmono, Bupati Batang Wihaji, dan Panggah (Anggota DPR RI).

“Kami mendukung ketiga-tiganya, Juliyatmono, Wihaji dan Panggah. Mreka adalah kader-kader terbaik Golkar dan pas untuk memimpin Golkar Jateng ke depan,” terang wakil ketua DPD Partai Golkar Surakarta, Taufiqurrahman.

Baca : Musda Golkar Kota Surakarta Digelar Setelah Pilwakot

Taufiq sapaan Taufiqurrahman mengungkapkan, secara pribadi dirinya memang mengatakan dukungan tersebut. Namun, hal itu bisa jadi berbeda bila kepengurusan partainya di tingkat kota memberikan dukungan kepada salah satu calon.

“Biasanya akan ada pertemuan internal untuk membahas dukungan kepada kandidat ketua dpw. Tapi yang saya lihat masing-masing kandidat memilikui kelebihan. Dua bupati yang menjadi kandidat pastinya sarat pengalaman, dalam membesarkan partai di daerah, pun kandidat yang lainnya,” katanya.

Saat ditanyakan apakah dukungan DPD Golkar Surakarta akan diarahkan ke Juliyatmono karena secara wilayah dan kedekatan merupakan tetangga Kota Solo.

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta ini enggan menjawabnya lebih lanjut.
Namun demikian, kedekatan historis dan geografis ini juga bisa menjadi poin plus kepada yang bersangkutan untuk mencari dukungan.

Baca : AMPG Karanganyar Target Loloskan 1 Dapil 1 Kader

Seperti diketahui Ketua DPD Golkar Jateng petahana, Wisnu Suhardono saat ini telah menjabat dua periode. Sesuai aturan partai, Wisnu memang masih bisa menduduki jabatan untuk kali ketiganya dengan catatan memperoleh persetujuan dari Ketum Golkar.

Sementara itu, infromasi yang bereda muncul tiga nama yang mencuat di tataran DPD II (kabupaten/kota) dan memiliki peluang yang sama. Sesuai aturan partai, ketua DPD terpilih nantinya harus mengantongi dukungan minimal 30 persen atau 13 suara dari total 41 suara dari DPD hingga organisasi sayap dan setiap calon harus pernah aktif di kepengurusan DPD Golkar setidaknya lima tahun. (Budi Santoso)

Baca : KPU Surakarta Laporkan Tahapan Terkini Pilwakot 2020

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan