Dua Pasangan Maju Lewat Jalur Independen Pilkada Wonogiri

calon independen-pilbup-wonogiri
MENGIKUTI SOSIALISASI : Para peserta menyimak penjelasan saat mengikuti sosialisasi tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri di rumah makan Saraswati, Brumbung, Kabupaten Wonogiri, Kamis (20/2). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Dua pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati akan ikut meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Wonogiri. Mereka berencana mendaftarkan diri melalui jalur perseorangan atau nonpartai.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri Toto Sihsetyo Adi mengungkapkan, kedua pasangan itu adalah Toyip dan Totok Kusbiyanto serta Hartono dan Sunarto. Sebelumnya, pasangan Toyip-Totok sudah menyerahkan mandat untuk menjalankan proses input data pada aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri, beberapa pekan lalu.

Setelah itu, ada pasangan lagi yang menyerahkan mandat pengisian Silon, yakni Hartono dan Sunarto. “Sekarang, yang mau maju lewat jalur perseorangan ada dua pasangan,” katanya di sela menggelar sosialisasi mengenai tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri di rumah makan Saraswati Brumbung, Kabupaten Wonogiri, Kamis (20/2).

Sampai Kamis (20/2), jumlah dukungan dari pasangan Toyip-Totok yang telah diinput ke Silon berkisar 1.500 orang. Sedangkan pasangan Hartono-Sunarto baru proses menginput data. Mereka masih mempunyai kesempatan hingga 23 Februari mendatang.

Adapun syarat dukungan minimal yang dibutuhkan calon perseorangan sebanyak 65.237 orang. Setelah 23 Februari, KPU akan melakukan sinkronisasi data dari berkas syarat dukungan dengan data yang telah diinput di Silon.

Terpisah, Hartono yang maju sebagai bakal Cabup melalui jalur perseorangan mengaku telah mengumpulkan sekitar 56.000 dukungan. Dia optimistis mampu mengumpulkan dukungan sesuai syarat minimal yang ditentukan.

Hartono yang merupakan warga Lingkungan Brajan RT1 RW5 Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri itu sebelumnya sempat mencalonkan diri melalui Partai Gerindra. “Saya lewat jalur independen ini sebagai antisipasi, kalau-kalau koalisi (partai yang akan mengusungnya) gagal,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, rencananya akan ada rapat koalisi pada Minggu (23/2) mendatang. “Koalisinya dari PAN, PKS, Gerindra dan PKB. Seandainya empat partai itu bergabung, sudah ada 14 kursi (DPRD). Setelah rapat itu, nanti bisa memutuskan (lewat jalur partai atau perseorangan),” ujarnya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan