Wajah Ceria Kades Karanganyar Saat Terima Nmax

kendaraan-nmax-karanganyar
NMAX – Bupati Juliyatmono, Sekda Sutarno dan Kepala BKD Kurniadi Maulato di tengah kendaraan Nmax saat diserahkan ke kades dan lurah se Karanganyar.(suaramerdekasolo.com/Joko DH)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Wajah ceria para kades di Karanganyar saat menerima kendaraan Nmax hibah dari pemerintah kabupaten yang diserahkan langsung oleh Bupati Juliyatmono  di Gedung Wanita Karanganyar. Bupati berharap kendaraan itu menjadi kendaraan operasional untuk mempercepat pelayanan pada masyarakat.

‘’Kalau ada  apa-apa yang terjadi di desa, dengan cepat semua hal diselesaikan, karena seluruh daerah bisa dijangkau dengan kendaraan itu. Jadi semua masalah akan selesai di desa, tidak perlu dibawa ke kabupaten,’’ kata Juliyatmono, usai menjajal kendaraan itu keliling halaman Gedung Wanita.

Dia mengatakan, warna kendaraan itu sengaja dipilih warna hitam, bukan warna salah satu parpol, sebagai tanda memang pemberian ini tidak berkait dengan politis. Semata-mata agar kinerja para kades dan lurah makin cepat melayani warga desa.

Haryanta, kades Jati, Jaten, mengatakan, para kades waktu itu memang mengajukan permohonan agar bisa mengadakan kendaraan dinas untuk desa. Ternyata oleh Bupati malah diberi hibah kendaraan operasional dari kabupaten.

Selanjutnya perawatan kendaraan, termasuk pajak nanti dibiayai dana desa karena kendaraan itu sudah menjadi milik desa, sehingga operasionalnya dibebankan dari dana desa. Beberapa kades memberikan kendaraan itu pada sekdesnya, kebetulan sekdesnya perempuan. Seperti Desa Jetis, Desa Suruh Kalang, dan Desa Munggur.

Unggulan Daerah

Para kades kan sudah punya mobil? Haryanta menjawab, kebutuhan akan kendaraan tetap perlu apalagi desa terpencil, yang wilayahnya hanya bisa dijangkau dengan kendaraan. Karena itu tetap perlu, apalagi jika dengan mobil pelayanannya tidak bisa cepat.

Menurut Bupati, pengadaan kendaraan ini termasuk cepat, karena baru direncanakan pada saat menjelang penyusunan anggaran. Dan ternyata sekarang kendaraan itu sudah lengkap 177 unit ada untuk para kades dan lurah.

Kendaraan Megapro tahun 2012 selanjutnya diserahkan ke sekdes atau staf lain di kantor desa, juga untuk mempercepat pelayanan masyarakat, sehingga seluruh potensi segera bisa dioptimalkan untuk menjadi unggulan daerah.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kurniadi Maulato mengatakan, pengadaan kendaraan itu sudah menggunakan standar harga e-katalog dengan harga Rp 27.500 perunit. Harga e-katalog berbeda dengan harga pasaran, karena harganya sudah diminimalisasi. Harga pasaran terpaut Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta perunit.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan