Stasiun Gas Elpiji Banyudono Boyolali Meledak, 11 Orang Alami Luka-luka

stasiun-elpiji-banyudono-boyolali
DIRAWAT : Korban luka-luka akibat ledakan stasiun pengisian elpiji Banyudono, Boyolali dirawat intensif. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Kecelakaan kerja terjadi di Stasiun Pengisian Bulg Elpiji (SPBE) di Dukuh Krukeman, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono. Ledakan keras disertai kebakaran mengagetkan para pekerja.

Akibatnya, sebelas pekerja mengalami luka bakar dalam kejadian pada Sabtu (22/2) pukul 14.20 tersebut. Para korban lalu dibawa ke RS Hidayah, Kecamatan Mojosongo guna mendapatkan perawatan dokter.

Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat melalui Kasat Reskrim AKP Mulyanto, Minggu (23/2) menjelaskan, delapan korban harus menjalani rawat inap dan tiga korban lainnya hanya menjalani rawat jalan.

Adapun korban yang rawat inap adalah, Wardoyo (46) dan Arfan Nur Wahid (18) keduanya warga Dukuh Ngaglik Rt 13 Rw 03, Desa Sambon, Kecamatan Banyudono; Choirul Sholeh (39) warga Dukuh Dawar, Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo.

Kemudian Rifnan Nur Hidayat (24) warga Dukuh Gatak Rt 12 Rw 03, Desa Dukuh, Banyudono; Minarso (41) asal Dukuh Krukeman Rt 23 Rw 03, Desa Ketaon, Banyudono; Joko Hariyanto (31) warga Dukuh Pundung, Desa Ketaon.

“Serta Edi Haryanto (40) alamat Dukuh Puluhkadang Rt 01 Rw 02, Desa Mojolegi, Kecamatan Teras dan Ahir Nugroho (32) alamat Dukuh/Desa Ketaon Rt 22 Rw 03, Kecamatan Banyudono.”

Untuk korban rawat jalan adalah Hardianto (34) warga Dukuh Cikalan Rt 01 Rw 01, Desa Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono:

Agus Atmojo (21) warga Dukuh Ngampo Rt 03 Rw 03, Desa Kismoyoso, Ngemplak dan Fuad Saifullah (34) warga Dukuh Ringin Rt 04 Rw 02, Desa Tawangsari, Kecamatan Teras.

“Tiga korban rawat jalan mengalami luka bakar ringan. Kami masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Kami juga meminta keterangan sejumlah saksi.”

Adapun kejadian bermula saat SPBE Banyudono melakukan perbaikan pemasangan rel untuk mengangkut gas elpiji ke atas truk. Namun saat melakukan pengeboran, muncul percikan api yang disusul ledakan dari rongga bawah pengisian elpiji.

“Kemudian merembet ke tempat pengisian tabung gas dan ledakan mengakibatkan 8 orang mengalami luka bakar dan tiga orang lainnya luka ringan.”

Setelah kejadian dilakukan evakuasi korban ke RS Hidayah Mojosongo. Kemudian petugas lain melakukan perbaikan selang yang mengalami kerusakan. SPBE bisa beroperasi kembali pada pukul 16.00 WIB. (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan