Ada Lawan atau Lawan Kotak Kosong, Yuni Siap Menang

yuni-sukowati-pindah-partai

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – Bupati petahana Kusdinar Untung Yuni Sukowati siap dan optimis menang dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020 mendatang.

Menurut dia, apakah ada lawan tanding atau akan melawan kotak kosong, dirinya harus mengemban amanah yang sudah diberikan partai dengan sebaik-baiknya dan harus menang.

“Apapun saya harus mengemban amanah yang sudah diberikan partai. Mau ada lawan atau melawan kotak kosong semuanya harus dijabani dan harus menang,” tegas Yuni, panggilan akrabnya.” tatkala ditemui pekan lalu.

Menurut Yuni, optimis itu adalah bagian dari sebuah perjuangan. Apakah nanti akan ada pasangan cabup-cawabup yang berasal dari jalur independen atau perseorangan, Yuni meminta agar menunggu sampai batas waktu penyerahan berkas syarat dukungan calon independen berakhir pada Minggu (23/2).

Bupati perempuan pertama dan termuda sepanjang sejarah Kabupaten Sragen itu juga mengaku tidak ambil pusing apakah duetnya bersama Suroto yang politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), disingkat Yuni-Suroto, Yunito atau Yusuro. Sebab menurut dia, hal itu tidak penting karena yang terpenting adalah nyambut gawe atau bekerja. Apalagi masyarakat Sragen sudah tahu siapa dirinya.

“Mau Yunito atau Yusuro, saya belum memikirkan sampai ke sana karena saya sendiri harus masih mencerna. Kalau sudah mencerna baru akan saya pikirkan baik-baik apa yang saya lakukan,” tandasnya.

Yang jelas saat ini diriny tetap fokus nyambut gawe menuntaskaan visi misi dan termasuk agar pelaksanaan Pilbup 2020 Sragen bisa berjalan dengan baik aman dan lancar. Salah satu indikasinya adalah tingkat kehadiran masyarakat yang tinggi saat pemungutan suara pada 23 September mendatang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen Minarso mengatakan, Minggu (23/2) sampai pukul 24.00 adalah batas terakhir penyerahan berkas syarat dukungan calon independen. Untuk Sragen, ada yang sedang berproses. Yaitu pasangan cabup Suroto dari Kecamatan Gemolong dan cawabup Suparman dari Kecamatan Masaran. “Mereka singkatannya Roman,” kata Minarso saat dikonfirmas, Minggu (23/2).

Menurut Minarso, mereka sebelumnya sudah menyerahkan daftar tim sukses, mengikuti pembinaan teknis pengisian Sistem Informasi Pencalonan (Silon) dan sudah diberi password oleh KPU. Mereka juga beraksi untuk melengkapi berkas dukungan. (Basuni Hariwoto)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan