Maag Kambuh, Pendaki Asal Semarang Dievakuasi Dengan Tandu

pendaki-dievakuasi-karanganyar2
EVAKUASI : Personel Relawan Cetho (Reco) mengevakuasi Jessica P, pendaki Gunung Lawu asal Semarang yang mengalami tidak sadar diri, saat mendaki via jalur Candi Cetho, Minggu (23/2). (suaramerdekasolo.com/dok)

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Pendaki Gunung Lawu asal Semarang, Jessica P, dievakuasi dari Pos 4 jalur pendakian Candi Cetho, karena mengalami kolaps.

Ditengarai, gadis yang naik ke Gunung Lawu bersama 11 teman rombongannya itu mengalami maag kronis, yang kambuh dalam perjalanannya menuju puncak Lawu.

Proses evakuasi sempat terhambat, karena kondisi cuaca yang hujan dengan intensitas ringan, serta jalur yang licin.

Personel Relawan Cetho (Reco) Dewangga menuturkan, Jessica mulai mendaki pada Sabtu (22/2) bersama kawan serombongan. “Satu rombongan ada 12 orang. Mereka melapor ke posko Candi Cetho pada Sabtu (22/2) pukul 08.15 WIB dan rencana akan kembali turun pada Minggu (23/2),” jelasnya.

Pada Sabtu malam pukul 20.30 WIB, dua anggota rombongan yakni Bagus dan Edo melapor ke posko induk, bahwa teman satu rombongannya yakni Jessica P tidak sadarkan diri dan perlu dievakuasi.

Mendapat laporan tersebut, Reco mengirim tim reaksi cepat (TRC) untuk mengecek kondisi korban dan melaporkannya ke posko induk.

“Sekitar pukul 23.00, 8 personel tambahan dikirim untuk melakukan evakuasi. Tim tiba kembali ke posko induk pada Minggu (23/2) siang dan langsung melarikan korban ke Puskesmas Ngargoyoso untuk mendapat penanganan medis,” tuturnya.

pendaki-dievakuasi-karanganyar

Menurut keterangan yang dihimpun, penyakit maag yang diderita Jessica kambuh saat mendaki. “Perbekalan mereka sebenarnya komplet. Tapi sampai di Pos 4, korban tidak sadarkan diri, sehingga rekan serombongannya minta pertolongan untuk dievakuasi,” imbuhnya. (Irfan Salafudin)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan