Cari Narkoba, 7 Tempat Hiburan Dirazia

0
razia-narkoba
RAZIA- Sejumlah pengunjung karaoke maupun pemandu lagu yang kerap disebut LC diperiksa apakah pakai narkoba di salah satu klub malam dalam operasi antik, pada Rabu (26/2) pagi. (suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdekasolo.com – Untuk menekan peredaran narkoba di tempat hiburan malam, jajaran Satnarkoba Polresta Surakarta menggelar razia di tujuh titik klub malam, Selasa (25/2) malam hingga Rabu (26/2) pagi.

Dengan menggandeng personel dari kesatuan lain termasuk Denpom IV/4 Surakarta, tujuh titik yang dirazia diantaranya, Princess Club Karaoke, Lava Bar and Kitchen, Havana Karaoke, Nuansa Karaoke, Gravista Karaoke, Primadona Pub and Resto serta South Gate Pub and Resto.

Meski operasi berlangsung rapi, teliti hingga detail untuk dilaksanakan penggeledahan bagi setiap pengunjung maupun barang yang dibawa, namun tidak satu pun yang kedapatan memakai atau menyembunyikan narkotika dan obat terlarang lainnya.Pemeriksaan terhadap pengunjung, karyawan hingga pemandu lagu atau LC diawali di Princes Club Karaoke. Operasi dari Tim II kemudian bergeser ke Lava Bar and Kitchen maupun ke Havana Karaoke.

Wakasat Narkoba, AKP Febriani Aer mengemukakan, razia di tempat hiburan malam dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba di Solo.

”Sebab tempat hiburan malam menjadi salah satu lokasi rawan dalam peredaran narkoba,” tegas Ketua Tim II yang sebelumnya menjadi Kasatlantas Polres Boyolali itu.

Selain razia dilakukan secara terbuka, lanjutnya, tim dari Satnarkoba juga sedang memburu para pelaku narkoba yang telah masuk dalam target operasi (TO).

”Sudah ada target yang telah ditangkap dan masih dalam penanganan lebih lanjut,” terangnya.

Adapun Tim I yang dipimpin Kasat Narkoba, Kompol Sugiyo melaksanakan Operasi Antik di Nuansa Karaoke, Gravista Karaoke, Primadona Pub and Resto maupun di South Gate Pub and Resto.

Hanya di Gravista Karaoke, petugas menyita tiga botol air mineral berisi miras jenis ciu. Satu pengunjung karaoke yang kedapatan membawa tiga botol mineral berisi ciu yakni Syafrudin Arsyat Kismanto. Yang bersangkutan kemudian diperiksa lebih lanjut untuk menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring). (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun


Tinggalkan Pesan