Mulai Digempur, Pembangunan Masjid Agung Paling Cepat April

masjid-agung-karanganyar
DIGEMPUR – Masjid Agung mulai digempur dan dirobohkan untuk memulai proses embangunan masjid baru.(suaramerdekasolo.com/Joko DH)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Masjid Agung lama Karanganyar mulai digempur dan dirobohkan. Beberapa pekerja tampak mulai menurunkan genteng, mengambil marmer lantai dan juga paving halaman yang bisa dimanfaatkan ulang, dan dempel-dempel jendela yang ada.

Dalam waktu sehari dua hari ini masjid Agung tinggal rangkanya saja, sehingga proses selanjutnya untuk merobohkan lebih mudah. Sebab tinggal diledakkan rangkanya maka bangunan itu akan roboh. Pemenang penghapusan aset masjid memang hanya diberi waktu 14 hari sehingga harus bekerja cepat.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Titik Umarni dan Pejabat Pembuat Komitmen Asihno Purwadi membenarkan proses penghapusan sudah dilaksanakan. Yang mengurus adalah Badan Keuangan Daerah.

‘’Setelah selesai penghapusan akan dilanjutkan dengan proses lelang pembangunan fisik Masjid Agung yang semuanya menelan anggaran sekitar Rp 101 miliar selama tiga tahun ini. Lelang diperkirakan paling cepat satu bulan untuk mendapatkan pemenang,’’ kata Asihno yang juga Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Karanganyar, Rabu.

Karena itu pembangunan fisik masjid baru diprediksi dilaksanakan paling cepat pertengahan April atau akhir bulan April. Sebab menunggu proses lelang selesai dan pembuatan berkas kerjasama yang dipastikan butuh waktu.

Apakah selesai jika waktu tiga tahun pembangunan sudah habis untuk lelang manajemen konstruksi, penghapusan aset, yang memakan waktu hampir satu setengah tahun sendiri? Asihno mengatakan karena prosedurnya memang demikian dan perencanaannya sudah diperhitungkan.

‘’Doakan semoga tidak ada kendala dalam proses lelang sehingga pemenangnya bisa segera diperhitungkan untuk segera memulai pelaksanaan dan segera dibangun. Mengingat pembangunan masjid ini adalah bernilai akhirat sehingga semuanya harus serba benar,’’ kata dia.

Memang dalam perencanaan satu tahun pertama adalah merampungkan lelang manajemen konstruksi, sedangkan proses pembangunan fisik dalam dua tahun selesai. Itu jika lancar semua. Dan sampai sekarang masih on the track jadi akhir tahun 2021 mudah-mudahan masjid sudah berdiri tegak dan siap dipakai lagi untuk menjadi kebanggaan Karanganyar.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan