Partai Golkar dan Demokrat Siapkan Koalisi, Pilkada Klaten 2020

0
pilkada-klaten-2020
UNDANGAN KOALISI: Undangan DPD Partai Golkar untuk menghadiri MoU koalisi dengan Partai Dermokrat beredar di media sosial. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Suhu politik Pilkada di Kabupaten Klaten terus menghangat menyusul rencana Partai Golkar yang akan berkoalisi dengan Partai Demokrat. Rencana koalisi itu dikuatkan beredarnya undangan penandatanganan MoU Koalisi Partai Golkar dan Demokrat untuk koalisi di Pilkada 2020.

Suara Merdeka mendapatkan forward undangan itu melalui pesan singkat WAG sejak Rabu (26/2) malam. Dalam undangan berkop DPD partai Golkar itu tertulis mengundang kepada dewan penasihat sampai pimpinan kecamatan.

Di undangan tertulis acara tanggal 27 Februari mulai pukul 19.00 sampai selesai. Keperluan acaranya untuk menghadiri dan menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan koalisi DPD partai Golkar dan partai Demokat untuk Pilkada 2020.

Surat undangan ditandatangani oleh Ketua DPD partai Golkar Klaten, Yoga Hardaya dan Sekretaris, Suwardi. Undangan tertulis tersebut ditandatangani tanggal 26 Februari 2020. Sekretaris DPD Partai Golkar Klaten, Suwardi saat dimintai penjelasan mengungkapkan dirinya juga telah mendapatkan undangan itu. Acara akan dilaksanakan Kamis malam. Suwardi membenarkan dirinya tanda tangan surat undangan. Namun belum bertemu dengan ketua DPD.

” Betul saya tandatangan tapi tidak bareng dengan ketua. Sebelum undangan beredar sudah ada kesepakatan di balik itu,” jelas Suwardi, Kamis (27/2).

Belum Pasti

Menurut Suwardi, dalam koalisi itu siapa yang akan dipasangkan menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati belum pasti. DPD Partai Golkar akan melakukan penjaringan-penjaringan sebelum memutuskan nama. Namun demikian ada beberapa nama yang muncul seperti Endang Sri Kertati dan Anang Widayaka yang mentan ketua DPD.

” Partai Golkar akan mengadakan penjaringan. Setelah koalisi pasti ada kesepakatan-kesepakatan lanjutan,” imbuh Suwardi. Dengan koalisi itu Pilkada di Klaten akan bertambah dinamis dan demokratis sebab tidak hanya satu partai politik yang mengusung bakal calonnya. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Klaten, One Krisnata saat dihubungi enggan menjelaskan lebih jauh. Dia justru mengundang untuk hadir.

” Saya ngundang anda hadir untuk lebih jelasnya,” jawab One singkat.

Terpisah DPD PKS Kabupaten Klaten juga belum memutuskan untuk membentuk koalisi. Ketua DPD PKS yang juga bakal calon bupati dari PKS, Marjuki mengatakan prosesnya saat ini masih terus tahap penjajakan.

Penjajakan dengan semua pihak masih terus dilakukan menyusul PDI P yang sudah mengeluarkan rekomendasi bakal calonnya. Adanya partai-partai politik yang sudah mengusung bakal calon menurutnya tidak masalah dan justru merupakan bukti adanya percaya diri. (Achmad H)

Tinggalkan Pesan