Pasar Pelangi Angkat UMKM dan Wisata Pantai Paranggupito

0
pasar-pelangi-wonogiri
PASAR PELANGI : Penjual menjajakan nasi tiwul di Pasar Pelangi, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Minggu (8/3). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

Pasar Pelangi Angkat UMKM dan Wisata Pantai Paranggupito

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Masyarakat Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri menggelar Pasar Pelangi, Minggu (8/3). Pasar yang dibuka setiap pekan sekali itu memadukan produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan wisata pantai di Paranggupito.

Camat Paranggupito Sulistyani mengatakan, Paranggupito mempunyai 12 pantai. Selain itu, kecamatan tersebut menyimpan banyak produk-produk khas.

“Kami mencari cara bagai mana mengangkat wisata pantai sekaligus mengembangkan produk-produk UMKM Paranggupito,” katanya, Minggu (8/3).

Mereka akhirnya mengadakan Pasar Pelangi untuk mengangkat kedua potensi tersebut. Pasar Pelangi digelar di jalan menuju Pantai Sembukan, mulai dari depan Kecamatan Paranggupito ke arah selatan sepanjang 300 meter.

Sebanyak 46 pedagang dari desa-desa di Paranggupito menggelar produk-produk khas dan unggulan mereka.

“Semua pedagangnya dari Paranggupito karena untuk mengangkat produk UMKM dan jajanan khas Paranggupito,” katanya.

Beberapa jajanan unik dan tradisional Paranggupito yang disajikan, antara lain nasi glinding, wedang cekit, sayur gerus, iwel-iwel dan sebagainya.

“Nasi glinding itu nasinya dibikin gelindingan seperti bakso kemudian dimakan pakai gudangan dan lauk pauk. Kalau wedang cekit itu teh pahit diminum lalu menggigit gula jawa. Asyik sekali,” terangnya.

Para pengunjung harus terlebih dahulu menukarkan uangnya dengan koin yang dibuat oleh panitia. Dengan cara itu, omzet Pasar Pelangi bisa terpantau.

Pasar Pelangi yang baru buka perdana tersebut langsung dibanjiri masyarakat sekitar. Pasar dibuka sekitar pukul 06.00 WIB dan sekitar pukul 10.00 WIB hampir seluruh dagangan nyaris ludes terjual.

Ke depan, beberapa kegiatan akan menyemarakkan pasar. Antara lain lomba mewarnai dan menyanyi untuk anak TK/PAUD, hiburan musik, hingga senam.

“Tahap berikutnya, akan ada oleh-oleh khas. Pasar Pelangi dikemas menjadi pasar wisata untuk memancing wisatawan agar tertarik ke pantai,” ujarnya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan