Proyek Senilai Rp 320 Miliar di Karanganyar Menunggu Di Tahun Ini

pembangunan-masjid agung-karanganyar
MASJID AGUNG – Bangunan lama masjid Agung yang sudah hampir selesai dirobohkan.

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Sejumlah proyek besar menunggu diselesaikan tahun ini. Proyek senilai lebih dari Rp 320 miliar akan dibangun, dan diharapkan akan mengubah wajah kota Karanganyar semakin indah dan mempesona.

Pertama prpyek masjid Agung baru yang saat ini sudah memasuki tahapan penghapusan aset. Masjid baru itu akan mulai dibangun kira-kira awal April atau akhir April setelah masjid lama selesai dirobohkan.

‘’Nilainya total ada Rp 101 miliar. Dan dalam dua tahun ini anggarannya Rp 80 miliaran. Kemudian ada pembangunan gedung kebudayaan di bekas gedung wanita yang akan dirobohkan juga. Itu proyek di atas Rp 10 miliar,’’ kata Edy Sriyatno, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Rabu.

Kemudian ada proyek pembangunan gedung teater yang nilainya kisaran Rp 10 miliar kurang. Itu tahun ini juga sudah harus jadi. Kemudian gedung Disparta di bekas gedung KPU (Komisi Pemilihan Umum), kemudian Kelurahan Cangakan yang dipindah ke gedung depan olahraga depan Dinas Lingkungan Hidup.

Itu baru sebagian gedung-gedung perkantoran yang memang dipusatkan di kompleks perkantoran Cangakan. Sehingga seluruh perkantoran dinas dan badan ada di satu kompleks tidak terpecah-pecah seperti sekarang.

Sedangkan proyek jalan ada sekitar Rp 150 miliar antara lain ruas Kebakkramat yang ke Tasikmadu yang akan dilebarkan sehingga jalur ke Karanganyar dari segala arah nantinya lebar, sehingga memungkinkan ke kota aksesnya lebar dan mudah.

Jalan yang akan dilebarkan dan diperbaiki adalah ruas Jumantono sampai ke Matesih dan juga beberapa jalan di sekitar akses menuju Waduk Gondang di Kerjo yang akan menjadi salah satu destinasi wisata dan outbond yang bagus dan ramai.

Juga jalan sekitar Waduk Jlantah di Jatiyoso yanng juga perlu dilebarkan karena jalan itu menjadi akses untuk ke Waduk yang juga dijadikan wahana wisata air di wilayah selatan. Sehingga pembukaan wilayah selatan dengan adanya waduk itu diperlukan segera.

Anggaran besar juga diharapkan akan muncul pada perubahan. Ada tambahan yang besar yang diharapkan datang dari pusat. Saat ini proyek sedang diupayakan melalui anggota DPR yang berasal dari Karanganyar, seperti Dolphy dan aryono di pusat, ataupun anggaran lewat dana bantuan keuangan Pemprov Jateng yang sedang diusahakan lewat Sumanto yang sekarang ada di DPRD Jateng.

’’Karena itu anggaran tambahan yang akan diupayakan pada APBD Perubahan malah lebih besar lagi, dan harapannya bisa gol, syukur semua, paling tidak untuk proyek infrastruktur yang penting semua tuntas. Jika proyek-proyek itu selesai, maka perubahan wajah kota Karanganyar akan terasa.’’

Edy juga menambahkan ada satu proyek yang sedang dalam gagasan, namun Detail Enginering Design (DED) malah sudah selesai digarap, yakni pembangunan jalan simpang Siwaluh, karena proyek itu akan berimbas pada pembebasan lahan tengah kota, mulai depan Polres Timur sampai Buk Siwaluh yang akan dilebarkan dari barat ke timur.

‘’Saya hitung anggaran yang diperlukan sekitar Rp 100-an miliar untuk pembebasan tanahnya dan juga perbaikan jalannya. Itu masih menyusul kapan dimulai karena anggarannya sedang disusun. Namun pasti secepatnya,’’ kata Edy.

Bupati Juliyatmono menambahkan, proyek yang ada di semua dinas secepatnya dilaksanakan, sebab itu akan menggerakkan roda ekonomi secara keseluruhan dan Karanganyar berkepentingan untuk itu.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan