Solo Ditetapkan KLB Virus Corona, Ini Penjelasan tentang Status Kejadian Luar Biasa

0
kondisi-luar-biasa
FOTO ILUSTRAS

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pemerintah pusat menyatakan Pasien Dengan Pendampingan (PDP) yang meninggal di ruang isolasi RSUD dr Moewardi positif terpapar korona (Covid-19).

Pasca-pengumuman itu Pemkot Surakarta menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) corona.

“Car Free Day (CFD) libur sampai batas waktu yang belum ditentukan. Destinasi wisata seperti Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Museum Radya Pustaka, Museum Keris libur selama minimal 14 hari. Transportasi wisata tidak dioperasikan, musrenbang ditunda, Stadion Manahan dan Sriwedari ditutup pagi dan sore hari,” tegas Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Loji Gandrung, Jumat (13/3) malam.

Nah, detik ini status Solo KLB Virus Corona menjadi bahan perbincangan. Lalu, apa sih, KLB tersebut, apa pengertianya ?

kondisi-luar-biasa2

Status Kejadian Luar Biasa diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 949/MENKES/SK/VII/2004. Kejadian Luar Biasa dijelaskan sebagai timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan atau kematian yang bermakna secara epidemiologis pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu.

Kriteria tentang Kejadian Luar Biasa mengacu pada Keputusan Dirjen No. 451/91, tentang Pedoman Penyelidikan dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa. 

wali-kota-corono2

So, status KLB di Solo yang ditetapkan pemerintah setempat itu bertujuan agar semua kegiatan yang menghadirkan kerumunan peserta akan dibatalkan atau dievaluasi ulang. (*)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan