Cegah Corona, CFD Karanganyar Ditiadakan

0
cfd-karanganyar1
DITIADAKAN : Pesepeda melintas di Jalan Lawu, Minggu (15/3), meski kegiatan car free day (CFD) yang biasa digelar setiap hari Minggu ditiadakan. Untuk sementara, CFD Karanganyar mulai 15 maret ditiadakan sampai batas waktu yang belum ditentukan, untuk pencegahan penyebaran virus corona. (suaramerdekasolo.com/irfan Salafudin)
  • Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com – Kegiatan car free day (CFD) yang digelar setiap hari Minggu di ruas Jalan Lawu, Karanganyar, ditiadakan hingga waktu yang belum ditentukan.

Hal itu dilakukan, sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona di Karanganyar, mengingat Kota Solo ditetapkan status kejadian luar biasa (KLB) corona.

Pantauan di lokasi, Minggu (15/3), lalu lintas di ruas Jalan Lawu yang biasanya steril dari kendaraan bermotor setiap hari Minggu antara pukul 06.00-09.00 WIB, berlangsung normal. Kendaraan diperbolehkan melintas, karena tak ada pengalihan arus, imbas dari ditiadakannya CFD.

Meski demikian, masih terdapat banyak warga yang datang untuk bersepeda di ruas jalan utama Kota Karanganyar tersebut.

Selain itu, aktivitas perdagangan di pasar dadakan di tepi Jalan Lawu, tetap berlangsung seperti biasa. Pedagang tetap berjualan, meski CFD ditiadakan.

Kepala Seksi Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub Karanganyar) Bambang Prasetyo mengatakan, mulai Minggu (15/3), kegiatan CFD untuk sementara ditiadakan hingga batas waktu yang belum ditentukan. “Hal ini sesuai arahan Bupati, dalam rangka pencegahan perkembangan virus covid-19,” katanya.

cfd-karanganyar1
TETAP BUKA : Aktivitas perdagangan di pasar dadakan di tepi ruas Jalan Lawu, MInggu (15/3), tetap berlangsung meski kegiatan car free day (CFD) ditiadakan. Untuk sementara, CFD Karanganyar mulai 15 maret ditiadakan sampai batas waktu yang belum ditentukan, untuk pencegahan penyebaran virus corona. (suaramerdekasolo.com/irfan Salafudin)

Salah satu pertimbangan diliburkannya kegiatan CFD, lanjut Bambang, adalah untuk menghindari terjadinya kontak antarmanusia di keramaian. “Kebijakan ini akan dicabut, jika situasi dan kondisi terkait corona sudah kondusif,” tuturnya.

Dengan ditiadakannya CFD, maka untuk sementara tidak ada pengalihan lalu lintas. Kendaraan bisa melintas di ruas Jalan Lawu seperti biasa.

Terpisah, Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Disdagnakerkop UKM) Karanganyar Sriyanto mengatakan, aktivitas perdagangan di pasar dadakan saat CFD berlangsung kemungkinan ikut diliburkan,

“Tapi untuk yang 15 Maret, masih diperbolehkan jualan. Sebab jika diliburkan mendadak, kan jadi masalah juga. Apalagi kemarin-kemarin isu corona belum heboh. Sembari pedagang jualan, nanti akan diberi sosialisasi oleh petugas kami,” jelasnya. (Irfan Salafudin)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan