Siswa “Sekolah Presiden” Goreskan Tinta Emas di Kompetisi Sains Nasional tingkat Boyolali

sdit-insan-cendikia-teras-boyolali
FOTO/DOK

RADITHYA Fatihul Ihsan kembali menggoreskan tinta emas. Pada Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat kabupaten Boyolali, siswa “Sekolah Presiden” SDIT Insan Cendekia, Teras, ini berhasil menjadi juara satu dalam cabang matematika.

Pada Kamis (12/3), bertempat di SD Drajitan, Musuk, siswa yang terkenal pendiam ini mengungguli tiga puluh tujuh peserta lain yang berasal dari sembilan belas kecamatan.

Radith mengaku sempat kesulitan dengan soal yang diberikan saat lomba karena lebih susah dibanding saat dia latihan. Saat pengumuman juara keluar dia sempat terkejut karena tidak menyangka akan menjadi yang terbaik.

Raihan prestasi ini bukanlah hasil instan. Anwarus Salam adalah salah satu guru yang berperan besar dalam kesuksesan Radith lewat bimbingan intensif yang dia berikan.

Beberapa pekan sebelum maju ke tingkat kabupaten, Anwar menggembleng Radith baik di sekolah maupun di rumah dengan soal-soal matematika tingkat tinggi.

“Kemarin adalah salah satu buah yang memang berhak dia nikmati,” jelas Anwar yang merupakan alumnus Institut Teknologi Bandung ini.

Pembimbing lainnya, Wulansari, mengatakan bahwa dukungan ayah Radith juga sangat berpengaruh pada kesuksesan anaknya. “Kemarin ayahnya juga menyempatkan datang untuk memberi suntikan moral,” terang ibu dua anak ini.

Atas hasil ini Radith akan mewakili kabupaten Boyolali untuk berlaga di tingkat propinsi yang direncanakan akan diselenggarakan awal April mendatang.

“Belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, persaingan di tingkat propinsi akan lebih berat. Maka saya minta tolong pembimbing lomba untuk lebih intens menyiapkan Radith. Anaknya bisa diambil untuk latihan saat jam pelajaran,” terang kepala sekolah, Badrus Zaman, mengomentari persiapan lomba saat apel pagi bersama dewan guru.

Prestasi Radith adalah terjemahan nyata salah satu visi sekolah yaitu “Prestatif”. Sebagai informasi “Sekolah Presiden” SDIT Insan Cendekia memiliki visi “Menjadi Green School yang Prestatif, Islami, Disiplin, dan Nyaman di Tingkat Nasional pada Tahun 2024.” (*)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan