Masuk Gereja, Jemaat di Boyolali Disemprot Desinfektan

0
jamaah-gereja-boyolali
DESINFEKTAN: Seorang jemaat disemprot desinfektan sebelum masuk GSJ Immanuel, Boyolali Kota. (suaramerdekasolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Upaya mandiri masyarakat untuk mencegah wabah virus corona terus bermunculan. Seperti dilakukan pengurus Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJ) Immanuel Boyolali Kota kepada jemaat yang melaksanakan kebaktian, Minggu pagi (22/3).

Setiap jemaat yang akan masuk gereja langsung dicek suhu tubuhnya dengan thermo gun. Jika suhu tubuh diatas normal maka dia direkomendasikan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika suhu tubuh normal, diizinkan memasuki gereja dengan prosedur ketat. Dimana jemaat wajib mencelupkan kedua kakinya di dalam bak air yang telah diberi disinfektan. Tak hanya itu saja, jemaat lalu diminta mencuci tangan menggunakan sabun di bak air bersih yang telah disediakan.

“Selanjutnya, jemaat tersebut disemprot dengan menggunakan cairan disinfektan,” ujar Pendeta Muda GSJ Imanuel, Krishandrika Imanuel Raharjo.

Diungkapkan bahwa ibadah raya umat kristiani di Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel Boyolali Kota tetap digelar. Hanya saja, para jemaat wajib mengikuti prosedur yang ada untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Memang, jumlah jemaat yang mengikuti kebhaktian ini juga sedikit berkurang. Tapi kami maklum.”

Pihak gereja, lanjut dia, juga memutuskan untuk mengurangi durasi kebaktian. Jika biasanya pada hari Minggu, kebaktian digelar 2,5 jam. Maka kali ini hanya dengan durasi maksimal selama 2 jam.

“Kami merasa senang karena masih banyak jemaat yang datang ke gereja mengikuti kebaktian. Namun, kami pun harus memastikan bahwa kondisi jemaat tetap sehat.”

Selain itu, pihaknya juga telah memberi jarak tempat duduk jemaat yang sudah disterilkan dengan cairan disinfektan malam hari sebelumnya.

“Kami berharap melalui kebhaktian ini, Tuhan senantiasa memberikan anugerah sehingga seluruh bencana, wabah dan sebagainya segera mereda.”

Sementara, Sunarmi salah satu jemaat gereja mengaku tak keberatan mengikuti seluruh prosedur ini. Baginya hal ini sebagai upaya untuk mecengah penyebaran wabah virus Corona ini.

“Saya yakin Tuhan selalu mengasihi umatnya.” (Joko Murdowo)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan