Cegah Penyebaran Virus Corona, KPU Tunda Tahapan Pilwakot Solo 2020

kantor-kpu-kota-surakarta
SEPI : Kantor KPU Kota Surakarta di kawasan Sumber, Banjarsari SOlo sepi karena aktivitas kantor dibatasi pasca-pengumuman KLB wabah virus korona. (suaraerdekasolo.com/Budi Santoso)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta menunda seluruh tahapan Pilwakot Solo 2020.

Penundaan tahapan pemilihan umum kepala daerah ini dikarenakan adanya imbuan dari pemerintah dan KPU Pusat terkait penyebaran virus korona (pandemik covid-19).

Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti dalam pernyataanya kemarin, perihal penundaan tahapan pilwakot sudah disampaiakan kepada pihak terkait dan publik.

Dasar yang dipakai ada Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“Bahwa dalam rangka merespon perkembangan situasi terkini penyebaran wabah penyakit yang diakibatkan oleh virus korona/Corona Virus Disease 2019 (covid-19) di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan dengan memperhatikan pernyataan resmi World Health Organization (WHO) yang menyatakan Covid-19 sebagai Pandemik global, pernyataan resmi Presiden Republik Indonesia yang menyatakan penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional (Bencana Non-Alam) dan Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Korona di Indonesia. Penundaan Tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Korona,” terang Nurul.

Sementara itu, adapun acuan yang dipakai KPU Kota Surakarta dalam melakukan penundaan pilwakot adalah Surat Edaran Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Adapun sejumlah tahapan pilwakot yang ditunda di antaranya, pelantikan Panitia Pemungutan Suara dan masa kerja Panitia Pemungutan Suara. Lalu verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih, pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

“Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan di Surakarta pada 22 Maret 2O2O,” terang Nurul. (Budi Santoso)

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan