Cegah Penyebaran Virus Corona, Mahasiswa UMS Kuliah Online

ums-gelar-perkuliahan-online
FOTO ILUSTRASI

SOLO, suaramerdekasolo.com– Semua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang masih aktif kuliah tidak lagi dilakukan dengan cara tatap muka atau berkumpul dalam sebuah ruangan. Namun kuliah dilakukan dengan cara online.

Kebijakan tersebut diambil sehubungan makin meningkatnya penyebaran virus corona di masyarakat, termasuk di Solo Raya.
Hal itu dikemukakan Rektor UMS, Prof Dr Sofyan Anif MSi. Menurutnya, kuliah secara online dilaksanakan sebagai pengganti pembelajaran tatap muka untuk memaksimalkan kuliah dalam bentuk online, daring, hybrid, e-learning menggunakan aplikasi Schoology, Zoom, Skype, Googleclassroom, atau perangkat elektronik lainnya dengan tetap menjaga substansi tanpa mengurangi pencapaian hasil pembelajaran yang telah direncanakan. ”Langkah ini diambil sebagai antisipasi atau memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19,” terangnya.

Kebijakan kepada semua civitas akademika tersebut dituangkan dalam surat edaran Rektor UMS berbentuk maklumat dan sudah disosialisasikan. Selain itu, Rektor juga meminta agar pelaksanaan kuliah praktikum, PKL, PPL, magang, Baitul Arqam mahasiswa dan aktivis sejenis dijadwal ulang.

”Berbagai kegiatan tersebut dapat dijadwal ulang apabila memungkinkan atau digantikan dengan metode lain, atau tetap dilaksanakan tatap muka dengan mempertimbangkan keadaan dan memperhatikan kebijakan lembaga mitra,” tegas Guru Besar Bidang Pendidikan itu.

Selain sistem kuliah diganti, kata Rektor, aktivitas yang bersifat mengumpulkan audience dalam jumlah besar juga dialihkan dalam bentuk webinar atau dijadwal ulang. Kampus UMS juga menunda pelaksanaan seluruh kegiatan mahasiswa hingga virus corona dapat segera tertangani dengan cepat.

Terpisah, Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) UMS juga menerapkan presensi dosen dan karyawan melalui sistem online di komputer, yang sebelumnya menggunakan presensi sidik jari (Fingerprint) khususnya bagi para dosen UMS.

Pembaharuan tersebut dilakukan dengan cara mengganti presensi para dosen yang semula menggunakan finger print, diubah melalui situs website https://sihadir.ums.ac.id/. ”Semula web ini hanya digunakan para karyawan UMS, namun semenjak terjadinya penyebaran virus Corona, presensi Finger Print, kami nonaktifkan,” jelas Kepala BPSDM UMS, Tri Widayatno, Senin (23/3). (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan