DPRD Sragen Tunda Kunker, Batasi Penyebaran Virus Corona

0
dprd-sragen
FOTO/kompas

SRAGEN,suaramerdekasolo.com – DPRD Sragen sangat mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid) 19.

DPRD turut melakukan berbagai antisipasi dalam upaya memerangi merebaknya wabah yang sudah menjadi pandemi tersebut.

Salah satu yang dilakukan adalah memutuskan menghentikan semua agenda kunjungan kerja (kunker) ke luar kota selama beberapa waktu ke depan.

Ketua DPRD Sragen Suparno mengatakan, penghentian agenda dilakukan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan, menunggu situasi dan kondisi sudah memungkinkan.

“Kebijakan diambil sebagai antisipasi menyusul situasi tanggap darurat wabah Covid-19 yang jumlah kasusnya terus meningkat di Tanah Air,” kata Suparno tatkala ditemui.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada semua anggota DPRD agar meniadakan kegiatan pertemuan yang melibatkan banyak orang atau lebih dari 10 orang.

Hal ini sebagai bagian dari social distancing, sebagai upaya memutus rantai persebaran virus korona. Antisipasi lain yang telah dilakukan, kantor dan lingkungan DPRD juga disterilisasi dengan penyemprotan disinfektan, pada Sabtu (21/3).

“Selama situasi belum memungkinkan, kebijakan penghentian itu akan diberlakukan. Ini semata-mata untuk kepentingan yang lebih besar yakni menekan penyebaran corona virus agar bisa segera mereda dan berhenti,” tutur politisi dari PDI Perjuangan tersebut.

Sebagai kewaspadaan lainnya, di gedung DPRD bakal dilengkapi thermogun, yang bisa mengukur suhu tubuh seseorang secara cepat.

Bahkan DPRD berharap setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan sekolah lingkup Pemkab Sragen memiliki thermogun untuk pendeteksi dini. Meski tidak bisa valid sepenuhnya, paling tidak bisa sebagai upaya kewaspadaan dan deteksi.

“Saya di rumah juga menyiapkan thermogun, sebab di rumah juga sering ada banyak tamu,” tandas Suparno.

Menurut Suparno, semua pihak tanpa terkecuali harus ikut gotong-royong dan membantu memerangi mewabahnya virus korona ini, Pasalnya, kasus akibat virus korona ini tidak terjadi hanya sepotong-sepotong di beberapa daerah atau negara saja, tetapi sudah global termasuk di Indonesia.

Yang merasakan dampak pandemi Covid 19 ini semua perikehidupan masyarakat, khususnya masyarakat bawah.

Suparno yang juga Penasehat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kasus Korona Kabupaten Sragen ini juga sangat mendukung upaya sterilisasi, dengan cara penyemprotan disinfektan ke seluruh sekolah, pondok pesantren, tempat ibadah, kantor dan fasilitas umum yang ada di Sragen.

“Harapan kita semua, dengan semuanya ikut berpartisipasi dalam kepedulian dan kewaspadaan terhadap virus korona, pandemi ini bisa segera mereda atau bahkan berhenti,” tegasnya.(Basuni Hariwoto)

Editor :Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan