Eksekusi Tanah Sriwedari Tunggu KLB Selesai

sengketa-lahan-sriwedari
FOTO ILUSTRASI

SOLO, suaramerdekasolo.com- Pelaksanaan eksekusi tanah Sriwedari diawali lebih dahulu adanya Rapat koordinasi (Rakor) berbagai pihak. Rakor ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta pada Selasa (24/3) yang kemungkinan sebagai penentu waktu eksekusi tanah Sriwedari akhirnya ditunda.

Meski begitu, segala sesuatu terkait teknis eksekusi tanah Sriwedari sudah siap dilaksanakan usai status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona dicabut.

Perihal persiapan tersebut dikemukakn kuasa hukum ahli waris RMT Wirjodiningrat, Dr Anwar Rachman SH MH, Selasa (24/3).

Dia menjelaskan penundaan rakor sebagai bentuk menghargai keputusan pemerintah terkait pandemi virus corona. Pengacara asal Jawa Timur itu menambahkan, kelanjutan rakor akan digelar setelah KLB Kota Solo selesai.

“Apabila dua pekan ke depan, KLB sudah selesai, rakor akan dilanjutkan kembali. Pada intinya, menunggu KLB selesai dahulu. Tertundanya rakor tidak berpengaruh pada proses eksekusi, adapun persiapan dari ahli waris RMT Wirjodiningrat sebagai pemohon eksekusi sudah menyiapkan segala sesuatunya, tinggal menunggu waktu eksekusi,” terang Anwar Rachman.

Dia menambahkan persiapan jumlah aparat, tenaga pemindah barang objek eksekusi, dan gudang penyimpanan barang-barang yang masih berada di bangunan yang berada di Sriwedari sudah dirinci. Namun, advokat yang membuka praktik di Ibu Kota Jakarta itu tidak bersedia menyebut dimana gudang penyimpan barang-barang berharga berada.

Dia menjelaskan jumlah pengamanan yang dibutuhkan sekitar 3.000 personel. Sedang ahli waris menyiapkan 500 tenaga pengangkut barang-barang di Sriwedari seperti yang berada di Museum Radya Pustaka dan Museum Keris. Begitu juga ahli waris menyiapkan sebanyak 50 truk sebagai sarana pengangkut.

Terpisah, Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai, mengatakan belum menerima permohonan personel kepolisian untuk mengamankan eksekusi tanah Sriwedari. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan