Aparat Gabungan Bubarkan Warga Solo Nongkrong Malam Hari

pembubaran-warga-solo

SOLO, suaramerdekasolo.com– Upaya mencegah penyebaran virus corona, jajaran Polresta Surakarta merazia sejumlah tempat keramaian. Warga yang kedapatan nongkrong di tempat keramaian diminta untuk segera pergi dan kembali ke rumah masing-masing.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai menegaskan razia di tempat keramaian terus dilalukan karena masoh banyak warga yang tidak mematuhi imbauan pemerintah untuk tinggal dirumah. Hal itu terjadi disaat patroli pada Senin (23/3) malam hingga Selasa (24/3) pagi, masih banyak warga yang nekat nongkrong di pinggir jalan raya maupun di pusat keramaian seperti di Ngarsopuro dan di Jalam Ronggo Warsito.

Begitu melihat pandangan tersebut, Kapolresta didamping puluhan anggotanya meminta agar warga yang mayoritas generasi muda itu untuk membubarkam diri, segera pulang ke rumah.

Selain razia di malam hari, lanjut Andy Rifai, pada siang hari jajaran kepolisian bersama Bhabinkamtibmas kerap menyampaikan informasi tentang bahaya virus corona dan pencegahannya dengan cara berkeliling di kampung-kampung menggunakan pengeras suara. Hal itu dilakukan pada Selasa (23/3) anggota Polresta Surakarta berkeliling ke wilayah Kelurahan Banyuagung menyosialisasikan pencegahan virus corona menggunakan andong.

“Andong sebagai kearifan lokal masyarakat Jawa dapat diterima masyarakat dengan baik. Ajakannya masyarakat tidak perlu panik namun selalu waspada dan patuh pada imbauan seperti tetap berada di rumah, menghindari kerumunan, mengumpulkan massa,” terang Kapolresta.

Terpisah, Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata S Aji, mengatakan jajaran Kodim sudah mensosialisasikan imbauan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo melalui pengeras suara ke berbagai pelosok kampung. Menurutnya, para Babinsa turut memantau perkembangan karantina mandiri Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Kami dengan pihak kepolisian serta elemen lainnya melakukan patroli bersama tujuannya mengimbau para warga yang nongkrong di berbagai tempat keramaian untuk kembali ke rumah. Seluruh masyarakat harus sadar berkerumun berpotensi penularan virus corona. Tugas kami mengingatkan dan mengimbau untuk segera bubar,” tandasnya. (Sri Hartanto)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan