Izin Habis, Toserba Luwes Ditutup

bupati-wonogiri-marah-marah-toserba
MENEGUR PENGELOLA : Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo menegur pengelola Toserba Luwes Wonogiri saat melakukan sidak, Rabu (25/3). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Pemkab Wonogiri menutup Toko Serba Ada (Toserba) atau swalayan Luwes Wonogiri mulai tanggal 27 Maret ini. Penutupan itu dilakukan karena izin usaha perdagangan Toserba tersebut sudah kedaluwarsa.

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo menerbitkan surat pemberhentian itu tanggal 26 Maret 2020. Di dalamnya tertulis bahwa izin usaha perdagangan Toserba Luwes yang dikelola oleh CV Sarwo Santoso telah berakhir 25 Februari 2017 lalu.

Oleh karenanya, Pemkab mengambil langkah pemberhentian kegiatan usaha sampai ketentuan mengenai izin usaha dipenuhi perusahaan tersebut. “Iya benar, Mas (Toserba Luwes ditutup),” kata Bupati Wonogiri saat dihubungi wartawan, Kamis (26/3).

Sebelumnya, Bupati sempat marah besar di Toserba tersebut, Rabu (25/3). Pasalnya, mereka membiarkan pembeli berjubel di depan kasir. Hal itu tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah mengenai pembatasan kontak fisik antarmanusia (social distancing) untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

“Sudah berapa lama pemerintah mengingatkan bahaya Corona ini. Itu namanya menyepelekan. Kami akan lihat lagi bagaimana izinnya,” ujarnya. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan