Pasien Positif Corona Wonogiri Bertambah Satu

corona-virus
FOTO/DOK

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Seorang warga Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19), Rabu malam (25/3). Pria yang berprofesi sebagai sopir bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) jurusan Bogor-Wonogiri itu kini dirawat di RSUD Soediran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri.

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengatakan, pria itu sebelumnya sempat dinyatakan sebagai Pasien Dengan Pengawasan (PDP) pada 16 Maret lalu. “Dia menjadi PDP karena aspek klinisnya terpenuhi, seperti mengalami demam, batuk, dan lemas,” katanya, Kamis (26/3).

Tanggal 19 Maret, pasien tersebut menjalani pengambilan sampel untuk diteliti di laboratorium. Keesokan harinya, tanggal 20 Maret, pasien dinyatakan sembuh dan sehat. Sehingga diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Dia juga dinyatakan dalam keadaan sehat ketika diperiksa kembali di klinik kesehatan, 24 Maret lalu.

Namun pada 25 Maret, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) mengeluarkan hasil uji laboratorium pasien tersebut. Dia dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Alhasil, pria itu harus kembali menjalani isolasi di RSUD SMS Wonogiri. “Informasi dari Balitbangkes, dari tiga pengambilan sampel PDP, yang satu positif sedangkan yang dua dinyatakan negatif,” terangnya.

Setelah memperoleh informasi tersebut, pihaknya langsung mengirim tim medis untuk menemui pihak keluarga. Tim juga akan melakukan pelacakan terhadap siapa saja yang pernah berinteraksi dengan pasien tersebut.

Meski demikian, pihaknya optimistis pasien itu bisa sembuh kembali. Pasalnya, kemungkinan sembuh dari penyakit corona mencapai 94%. “Saya yakin bisa dipulihkan kesembuhannya,” ujarnya.

Sementara itu, sebanyak 117 orang yang sebelumnya telah dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) telah melalui batas waktu inkubasi selama 14 hari. Sampai saat ini tidak ada yang menunjukkan gejala mengarah pada Covid-19. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

Tinggalkan Pesan