Ada Pembatasan Tempat Duduk Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo, Ini Alasannya

0
terminal-tirtonadi

SOLO,suaramerdekasolo.com – Arahan pemerintah pusat agar penumpang dan calon penumpang menjaga jarak (social distancing) saat berada di terminal maupun di dalam bus sudah diterapkan.

Hal ini terlihat saat pantauan Suara Merdeka di Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta, Kamis (26/3).

Tempat duduk penumpang diberi tanda khusus (X) sebagai pemberitahuan, agar ada ruang kosong dan tak diduduki.
Pun demikian di dalam bus, penumpang yang duduk, diatur dan diberi jarak satu sama lainnya.

“Ya, istilahnya kami memberikan panduan agar penumpang menjaga jarak, untuk menghindari penempung bersentuhan dan berkerumun. Karena hal itu bisa menjaga penumpang dari penularan virus corona (covid-19),” terang koordinator Terminal Tipe Tirtonadi Surakarta, Joko Sutriyanto.

Joko mengungkapkan, arahan agar penumpang menjaga jarak aman itu juga terus disosialisasikan, utamanya kepada kru bus. Sebab, selama diperjalanan, pihaknya tidak bisa memonitor secara langsung.

“Kalau di dalam terminal petugas kami bisa menyosialisasikan soal social distancing ini. Tapi kalau di dalam bus, ya kami sebisa mungkin memberikan sosialisasi kepada kru bus agar mengikuti imbauan pemerintah untuk pencegahan penularan covid-19 ini,” paparnya.

Lebih lanjut Joko mengungkapkan, pihaknya yakin saat di bus, penumpang otomatis menjaga jarak. Pasalnya saat wabah virus korona ini, jumlah penumpang sempat turun drasti sehingga bus menjadi ngglondang (sepi penumpang).

“Ya hanya saja kalau penumpangnya itu satu keluarga atau famili, terkadang mereka jadi satu. Nah ini tugas kru bus yang memberikan pemahaman agar menjaga jarak,” imbuhnya.

Raditya (31), warga Bumi, Laweyan mengaku tidak mempermasalahkan adanya penerapan jaga jarak baik di terminal maupun di dalam bus. Calon penumpang yang hendak menuju Yogyakarta ini memahami dan turut menjalankan imbauan pemerintah tentang menjaga arak ini.


“Dimana-mana saat ini memang sedang waspada wabah virus korona. Saya sendiri juga khawatir, tetapi dengan sistem jaga jarak dan hidup bersih, insyaallah tidak akan terjadi apa-apa,” kata mahasiswa di kampus swasta ini. (Budi Santoso)

Editor : Sri Hartanto

Tinggalkan Pesan