Lompati Lajur, Sedan Hantam Minibus, Diduga Sopir Sedan Mabuk

laka-boyolali
RINGSEK: Mobil sedan ringsek akibat kecelakaan. (suaramerdeksolo.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Solo- Semarang, tepatnya di depan Klinik Pratama Kebon Arum, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Senin (30/3). Sebuah sedang lompat lajur dan menghantam minibus dari arah berlawanan.

Menurut informasi warga, kecelakaan pada pukul 13.15 WIB itu dipicu karena sopir sedan mabuk. Namun, belum diketahui identitas sopir dan satu penumpang mobil sedan tersebut. Hal itu diperkuat dengan barang bukti yang diamankan polisi.

Polisi mengamankan dus berisi beberapa botol miras yang dikemas dalam botol air mineral. Kondisi sedan rusak berat, sedangkan minibus Daihatsu ringsek bagian depan.

Kedua mobil selanjutnya diamankan di Mako Satlantas Polres Boyolali untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kecelakaan tersebut juga mendapat perhatian dari masyarakat sekitar. Adapun pengguna jalan, utamanya dari arah barat atau Semarang diminta berhati- hati melintas karena polisi sibuk melakukan olah kejadian perkara (TKP).

Polisi dibantu warga segera memberikan pertolongan sopir dan penumpang sedan Honda bernopol AB-1442-QC. Keduanya langsung dibawa ke rumah sakit karena luka parah. Sedangkan sopir dan dua penumpang Daihatsu AD-1781-HT tidak mengalami luka serius. Hanya satu penumpang lecet di tangannya.

Ditemui di lokasi kejadian, sopir Daihatsu, Andi Irvin (26) warga Desa Kaloran, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri tidak menyangka bakal mengalami kecelakaan.

Saat itu, dia dan dua temannya sedang dalam perjalanan dari Boyolali ke Solo Baru.

“Saat itu, kami dalam perjalanan kembali ke kantor di Solo Baru,” katanya.

Namun, sesampai di lokasi kejadian, dia kaget karena ada sebuah sedan dari arah timur melaju kencang. Mobil tiba- tiba oleng dan melompati median jalan hingga ke lajur lawan arah. Andi berusaha mengerem mobil yang dikemudikannya, namun tabrakan tak terelakan.

“Kami bersyukur tidak mengalami luka.” (Joko Mirdowo)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan