500 Nasi Kotak Untuk Makan Siang Ojol, Tukang Becak, dan Pemulung

makan-siang-ojol-karangnyar
MAKAN SIANG – Nasi kotak disediakan di depan pintu timur rumah dinas bupati Karanganyar, untuk ojol, tukang becak, tukang parkir dan pemulung selama wabah corona. (suaramerdekasolo.com/Joko DH)

KARANGANYAR,suaramerdeksolo.com – Ada kabar menggembirakan bagi ojek online, tukang becak, pemulung, tukang parkir dan kalangan sejenisnya. Bupati Karanganyar menyediakan sedikitnya 500 nasi kotak untuk mereka sebagai makan siang selama 10 hari ini sejak Kamis.

Nasi kotak itu disediakan bagi mereka di pintu timur rumah dinas bupati. Siapapun boleh mengambil, tidak hanya untuk dirinya, namun bila ada istrinya di rumah bisa dibawakan pula, asal tidak banyak-banyak.

‘’Ya maksimal dua bungkus lah, untuk dirinya dan istri atau anaknya di rumah. Lumayan, di saat sulit ini makan siang gratis itu tentu menolong sekali. Apalagi mereka para ojol, tukang becak, tukang parkir, pemulung adalah pekerja keras dengan pendapatan ala kadarnya,’’ kata Juliyatmono, Kamis.

Ide itu berawal dari merebaknya wabah corona, sehingga banyak orderan ojek atau membecak yang hilang. Sebab orang sudah enggan bepergian meskipun berada di rumah. Karena itu mereka otomatis berkurang pendapatannya.

Nah jika pemerintah menyediakan makan siang gratis untuk mereka, sekadar untuk sekali makan, tentu sangat membantu mereka. Dan lagi, makan itu dipesan dari warung yang juga tutup terimbas wabah korona itu, tentu akan membantu.

Kepada ojol yang mengantar makanan online, ada gojek food, ada grab food, Bupati berpesan agar dikirimi alamat warung itu, dengan harap agar warung terus buka agar pemesanan makanan secara online jalan terus meski di rumah. Dan Bupati berjanji akan menggilir makanan mereka untuk sajian makan siang gratis itu.

‘’Kami memang menghindari membuat dapur umum untuk memasak nasi kotak atau nasi bungkus itu. Justru nasi kotak akan dipesan dari warung-warung tersebut secara bergiliran. Agar mereka juga mendapat hasil meski bergiliran,’’ kata Juliyatmono.

Dengan raut gembira para ojol dan tukang becak itu mengambil dua nasi kotak itu yang disajikan di depan pintu timur itu. Mereka bersyukur dengan sajian nasi kotak gratis itu, dan berdoa agar wabah segera berlalu dari Karanganyar dan Indonesia.

Andri Saptono, salah satu ojol yang sudah dua tahun berpraktek mengatakan, karena wabah ini banyak orderan yang berhenti dan juga warung langganan ojek online yang tutup. Berkurangnya orderan sampai 50 persen dari biasanya. Sehingga tentu saja dirinya dan teman-temannya sesama ojol berharap wabah segera menghilang dari bumi intanpari.

‘’Kami senang makan siang gratis ini sedikit banyak membantu, sehingga kami tidak perlu memikirkan beli makan siang untuk sementara waktu, selama makan siang ini disediakan Pak Bupati. Semoga Karanganyar segera baik,’’ kata dia.

Sementara itu jumlah penderita korona dalam pemantauan terus bertambah. Ada 751 ODP yang naik drastis dari sebelumnya 224 orang. Sedangkan PDP tinggal 14 orang setelah 3 orang pasien sembuh dari gejala corona yang sempat diperlihatkan. Orang yang diselidiki secara epidemiologis ada 3.996. (Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan