Hingga 1 April 10.972 Pemudik Masuk Klaten, Satu Terpapar Virus Corona

mudik
ILUSTRASI

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Meski sudah ada imbauan untuk tidak mudik untuk memutus rantai penularan covid-19, kenyataannya arus pemudik terus meningkat. Hingga 1 April 2020, ada 10.972 pemudik yang masuk ke Klaten

Gugus Tugas terus melakukan update data pemudik yang memasuki Klaten. Mereka melibatkan camat, kades, bidan desa, Babinsa, Babinkamtibmas hingga RT/RW. Setiap ada pemudik datang, mereka diminta melapor.

Kewaspadaan terus dilakukan karena 1 orang warga Klaten terkonfirm positif covid19, diperkirakan terinfeksi dari luar Klaten.

”Data terakhir hingga Rabu 1 April 2020, total ada 10.972 pemudik masuk Klaten. Mereka diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” kata Asisiten 1 Setda Klaten, Ronny Roekmito.

Bupati Sri Mulyani, Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo dan Dandim 0723 Klaten Letkol Kav Minarso menghimbau agar para pemudik melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Dikhawatirkan, mereka membawa virus meski tikda mengalami gejala. Dengan isolasi mandiri, diharapkan mereka tidak akan menularkan virus kepada keluarga dan orang-orang di sekitarnya.

Berikut Jumlah Data Pemudik Perkecamatan Rabu Tanggal 1 April 2020, hingga pukul 21.30 WIB :

Klaten Selatan 355
Ngawen 460 orang
Cawas 736 orang
Wonosari 349 orang
Kemalang 110
Karangdowo 588
Polanharjo 246
Kebonarum 97
Klaten Tengah 223

Prambanan 573
Jogonalan 39

Kalikotes 363
Manisrenggo 215
Karangnongko 26

Ceper 490
Pedan 260
Jatinom 582
Delanggu 202
Trucuk 1138
Gantiwarno 245
Tulung 325
Wedi 601
Bayat 1.213
Juwiring 318
Klaten Utara 225
Karanganom 410
Jumlah : 10.972

 

Tinggalkan Pesan