Orang Tua Siswa SMPN 1 Tasikmadu yang Terdampak Corona Dibantu Sembako

smpn-1-tasikmadu
PEDULI SESAMA : Kepala SMPN 1 Tasikmadu Surono menyerahkan bantuan sembako secara simbolis, kepada perwakilan orang tua siswa yang terdampak corona, Rabu (8/4). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com -Pandemi corona yang berdampak pada berbagai sektor kehidupan, termasuk di sektor ekonomi, menggugah kepedulian berbagai pihak. Bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, mulai mengalir.

Di lingkungan SMPN 1 Tasikmadu, guru dan karyawan menggalang donasi untuk membantu kebutuhan barang pokok bagi orang tua siswa dan masyarakat sekitar. Bahkan, pihak sekolah juga menyiapkan bantuan beras secara berkesinambungan bagi yang membutuhkan, selama pandemi belum usai.

Rabu (8/4), secara simbolis, bantuan sembako bagi orang tua siswa dan masyarakat sekitar yang terdampak, diserahkan kepada delapan orang perwakilan penerima di halaman sekolah.

Total, ada 92 orang tua siswa dan 114 warga sekitar, yang mendapatkan paket sembako berisi lima kg beras, satu kg telur,satu liter minyak goreng, satu kg gula, dua bungkus teh, 10 bungkus mi instan dan sebotol kecap. Bantuan tersebut didistribusikan dengan cara diantar langsung ke rumah penerima.

Kepala SMPN 1 Tasikmadu Surono mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi para guru, karyawan, orang tua siswa, alumni dan masyarakat umum.

“Niatnya untuk meringankan beban orang tua siswa dan masyarakat, yang terdampak pandemi corona. Pekerja sektor informal yang mengalami dampak paling berat dari wabah ini,” katanya.

Mereka jadi berhenti bekerja, atau omzet penjualannya turun drastis jika pekerjaannya berdagang.

“Padahal kebutuhan dasar harus dipenuhi. Kalau tidak bisa kerja, bagaimana kebutuhan siswa kami tercukupi. Dari situlah, disisihkan sebagian rezeki untuk membantu mereka yang membutuhkan,” jelasnya.

Hal itu juga sesuai arahan dari Bupati Karanganyar, agar pihak sekolah lebih peduli pada siswa di tengah pandemi corona ini.

“Rencananya, ini akan berkelanjutan. Tidak berhenti pada penyerahan bantuan sembako hari ini saja, tapi berkesinambungan selama wabah belum usai. Kami akan kumpulkan beras, untuk membantu orang tua siswa dan masyarakat yang memang butuh. Jika kehabisan beras, silakan datang ke sekolah. Agar anak-anak tidak sampai kelaparan,” tuturnya.

Camat Tasikmadu Junaidi Purwanto mengapresiasi bakti sosial yang dilakukan di lingkungan SMPN 1 Tasikmadu tersebut.

“Saya berpesan, masyarakat jangan panik menghadapi wabah corona ini. Tetap jaga diri, jaga kesehatan. Rajin cuci tangan, selalu kenakan masker setiap kali keluar. Tidak ada alasan untuk tidak memakai masker,” katanya. (Irfan Salafudin)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan