Jalani Rapid Test, Satu Orang Wonogiri Mengarah Positif Corona

cegah-virus-corona
FOTO/DOK

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com– Seorang warga Kabupaten Wonogiri terindikasi mengarah positif terinfeksi virus corona (Covid-19) setelah menjalani pemeriksaan dengan rapid test. Meski demikian, hasil tes itu masih perlu diuji lagi di laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengungkapkan, warga tersebut sebelumnya berstatus sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Setelah hasil rapid tes mengarah pada positif Covid-19, pihaknya langsung menaikkan statusnya dari ODP menjadi Pasien Dengan Pengawasan (PDP).

“Setelah melihat hasilnya mengarah positif, kami langsung mengirim sampelnya ke Balitbangkes untuk diuji ulang,” katanya, Rabu (8/4).

Pasalnya, akurasi rapid test tidak sampai 100%. Selain itu, rapid test minimal harus dilaksanakan dua kali dan dilakukan setelah tujuh hari terinfeksi virus corona.

“Kami lakukan rapid test kepada ODP karena ada instruksi dari Gubernur untuk melakukan rapid test. Sekarang tinggal menunggu hasil uji laboratorium Balitbangkes. Hasilnya akan diumumkan setelah ada kabar dari Balitbangkes,” imbuhnya.

Sementara itu, jumlah PDP Covid-19 di Kabupaten Wonogiri kini 30 orang. Sebanyak 11 orang di antara mereka masih dirawat di RSUD Soediran Mangun Sumarso (SMS) Wonogiri. Adapun sebagian lainnya sudah dinyatakan sembuh.

Para PDP yang sudah dinyatakan sembuh akan dimonitoring oleh petugas medis di tingkat kecamatan. Monitoring dilakukan selama 14 hari sejak dipulangkan dari rumah sakit.

Pihaknya juga menekankan pentingnya menaati standar operasional dan prosedur sesuai arahan pemerintah. Yakni melakukan karantina mandiri, membiasakan cuci tangan dengan sabun, dan menerapkan pola hidup bersih sehat. (Khalid Yogi)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan