Penumpang Minim, Stasiun KA Bandara Solo Ditutup

stasiun-ka-bandara
TERLIHAT SEPI : Seseorang tengah melintas di depan stasiun kereta api di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo. (suaramerdekasolo.com/Vladimir Langgeng)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Stasiun kereta api (KA) Bandara Adi Soemarmo ditutup, Kamis (9/4). Minimnya jumlah penumpang lantaran pengurangan perjalanan kereta di stasiun itu jadi salah satu alasan.

Pihak otoritas bandara belum bisa memastikan, kapan stasiun bandara itu kembali dibuka, mengingat penanganan wabah virus corona belum juga menunjukan tanda-tanda selesai.

“Kita tunggu saja informasi selanjutnya, sampai penanganan wabah virus corona ini selesai,” kata pejabat humas Bandara Adi Soemarmo, Danar Dewi.

Sementara itu, PT KAI Daop 6 Yogyakarta kembali melakukan pembatalan beberapa perjalanan KA yang melintas di daerah operasinya, baik PSO maupun non-PSO. Yakni, KA Argo Dwipangga, KA Bima, KA Gajayana, KA Matarmaja, KA Senja Utama, KA Bengawan, dan KA Brantas. Terus berkuranganya jumlah penumpang serta upaya PT KAI mendukung pemerintah dalam menekan wabah virus corona menjadi alasan.

“Dengan pembatalan itu, maka kereta yang masih diberangkatkan atau melintas di Daop 6 adalah kereta api Batara Kresna, Joglosemarkerto, Pramek, Kahuripan, Sritanjung, Ranggajati, Sancaka, dan Wijaya Kusuma,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta.(Vladimir Langgeng)

Editor : Budi Sarmun

 

Tinggalkan Pesan