Antara April-Juni, 12.465-an Warga Karanganyar Terima Bantuan Langsung Tunai

bantuan-tunai-langsung
FOTO/jawapos

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 12.465-an warga Karanganyar akan menerima bantuan langsung tunai senilai Rp 600.000 perbulan selama 3 bulan dari Kemensos yang akan dilewatkan ke Kantor Pos. Total senilai sekitar Rp 22 miliar yang akan diberikan mulai April ini sampai Juni.

‘’Walau dari pusat dicanangkan mulai April ini, namun saya yakin sampai ke warga bisa bulan depan. Karena saat ini data penerima terus diedit oleh Kemensos, sehingga ada kemungkinan akan berkurang,’’ kata Waluyo Dwi Basuki Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Kamis (16/4).

Didampingi Sumarno Kabid Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial, mereka diambil dari data warga yang tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos yang mendapatkan bantuan lewat Bank BNI dan program sembako di Kemensos yang diberikan sebesar Rp 200.000 perbulan.

Mereka masuk dalam basis data terpadu, yang kini disebut data kesejahteraan sosial Dinsos.

Dan dana itu akan diberi waktu 105 hari untuk diambil penerimanya, dan jika dalam waktu itu tidak diambil maka dananya akan kembali ke kas negara. Jadi bisa dirapel, namun tidak boleh lebih dari waktu yang ditentukan.

Apakah bisa dobel, antara penerima program satu dengan program lain, artinya satu warga juga menerima program PKH dan juga masuk BLT ?

Waluyo Dwi Basuki mengatakan, kali ini datanya tidak akan tumpang tindih. Sebab pihaknya trerus memperbaiki data tersebut agar valid.

Dikatakannya, Kemensos juga memberikan program sembako senilai Rp 150.000 yang kemudian berubah naik menjadi Rp 200.000, ada 54.000 orang penerima, yang diwujudkan dalam bentuk beras, telur, daging ayam, dan bawa putih dan lainnya.

Program ini diberikan kepada warga sepanjang tahun, mungkin sampai mati. Sehingga meski dia tidak masuk dalam daftar penerma BTL yang kelihatannya besar Rp 600.000 tetapi hanya diberikan dalam tiga bulan saja dan pengambilannya dibatasi waktu.

Sedangkang khusus untuk wabah Covid-19, Dinsos mengalokasikan dana sebesar Rp 3,75 miliar untuk para warga terdampak Covid-19 yang diberikan kepada warga dalam bentuk sembako dan beberapa komoditi seperti teh, gula dan lainnya.

Bantuan ini akan diberikan kepada mereka yang terkena PHK, pelaku usaha mikro yang macet, keluarga korban korona, dan sebagainya, sebagai bentuk kepedulian sosial.

‘’Data penerima sampai saat ini masih berjalan dan diambil dari desa ke desa serta datanya cukup valid dari RT dan RW yang memantau langsung lingkungannya yang terkena dampak Covid-19.(Joko DH)

Editor : Budi Sarmun

 

1 KOMENTAR

  1. Pak…saya warga tawangsari.kerjo.karanganyar.dan saya mengajukan PKH untuk anak saya sudah 4tahun lebih tidak ada jawaban.saya harus mengadu kesiapaaa….status KTP
    sekarang janda anak satu.mohon balasanyaaa

Tinggalkan Pesan